background img

ZERO TOLERANCE TETAP LANJUT

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kebijakan penerapan Zona Zero Tolerance (ZZT) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman akhirnya diputuskan. Yakni, tetap dilanjutkan sesuai dengan rencana awal.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat diwawancarai wartawan sebelum mengikuti Safari Ramadan di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, Rabu (28/4) malam.

“Tanpa mengurangi hormat kita dan apresiasi kita terhadap aspirasi masyarakat, rapat koordinasi pimpinan daerah kota Balikpapan mengambil kesimpulan pelaksanaan Zona Zero Tolerance dilaksanakan sesuai dengan rencana,” kata Rizal.

Hanya saja, untuk saat ini masih dilaksanakan edukasi dan sosialisasi. Termasuk uji coba penggunaan ETLE, sifatnya masih dalam hal peneguran. Artinya tidak dilakukan penindakan seperti denda.

“Kalau nanti penilaian dari tim Satlantas dan Dishub Balikpapan sudah memadai, maka akan dimulailah tahapnya. Pokoknya, sekarang ini sedang dilakukan sosialisasi dan edukasi, persuasif terhadap pelaksanaan Zona Zero Tolerance,” ujarnya.

Rizal menegaskan jika pemerintah tidak menolak keinginan warga Jalan Jenderal Sudirman yang meminta parkir paralel satu baris, khususnya di dua RT Klandasan Ilir.

“Tetapi kita menghargai, kita sama-sama menjadikan kota kita lebih baik. Apalagi kita mengantisipasi dengan kita menjadi bagian penting dari pembangunan IKN,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rizal, Balikpapan menjadi salah satu kota terbaik dalam hal tertib lalu lintas di Indonesia. Penghargaan Wahana Tata Nugrahanya sudah diraih sebanyak 23 kali dan dua kali Wahana Tata Nugraha Kencana.
Sehingga perilaku tertib lalu lintas harus ditunjukkan dengan kawasan, yang salah satunya adalah kawasan tertib lalu lintas seperti di Jalan Sudirman.

“Kita harus menunjukkan masyarakat Balikpapan bahwa tertib lalu lintas itu menjadi perilaku kita, karena kita ini sudah dianggap salah satu kota terbaik tertib lalu lintasnya di Indonesia,” tuturnya.

Soal parkir, Pemkot memfasilitasi kantong-kantong parkir seperti pemanfaatan gedung parkir, dan beberapa parkir swasta.

“Di gedung parkir akan disiapkan nanti shuttle bus dan sebagainya. Seperti itu kesimpulan yang diambil tadi dari pembahasan tentang Zona Zero Tolerance di kawasan Jalan Jenderal Sudirman,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *