background img

ZEBRA CROSS BUKAN UNTUK PERAGAAN BUSANA

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Citayam fashion week yang sebulan terakhir sangat populer di kalangan anak-anak Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok (SCBD) di Jakarta, telah merambah ke sejumlah daerah.

Kota Balikpapan salah satunya. Baru-baru ini sejumlah emak-emak melakukan kegiatan serupa, peragaan busana di zebra cross traffic light
Balikpapan Baru. Aksi tersebut langsung ramai di media sosial warganet Kota Balikpapan.

Menanggapi fenomena itu, Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol Retno Ariani mengimbau agar kegiatan tersebut tidak dilakukan lagi di traffic light.

“Untuk masyarakat lainnya mohon jangan ditiru, karena zebra cross diperuntukkan jalur penyeberangan bagi pejalan kaki. Mari kita fungsikan zebra cross sebagai mana mestinya,” kata Retno, Jumat (29/7).

Menurut Retno, peragaan busana di zebra cross tentu sangat membahayakan. Baik untuk yang melaksanakan maupun pengendara. Terlebih, di traffic light Balikpapan Baru untuk belok ke kiri tidak mengikuti isyarat lampu.

“Mereka yang melaksanakan pasti fokus ke kamera, bisa jadi kurang memperhatikan kendaraan yang melintas. Dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengendara yang sedang berhenti di traffic light pastinya akan ikut mengabadikan momen langka tersebut menggunakan handphonenya. Akibatnya pengendara menjadi tidak fokus.

“Padahal sudah jelas aturannya, untuk berkendara kita harus fokus dan tidak boleh main handphone,” lanjutnya.
Retno menyarankan agar aktivitas itu dilakukan di area yang lebih aman. “Jangan hanya demi konten dan ingin viral mengikuti tren, jadinya membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.