background img

WASPADAI PAHAM RADIKAL DAN TERORISME

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meminta masyarakat agar mewaspadai bahaya penyebaran paham radikal dan terorisme.

Hal itu disampaikan Rahmad terkait kejadian penangkapan pasangan suami istri (pasutri) terduga teroris di Kota Balikpapan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Sabtu (14/8).

“Ini adalah risiko Balikpapan sebagai wilayah terbuka dan transit. Kita juga perlu waspada dan Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian,” kata Rahmad kepada wartawan usai rapat coffee morning di Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (16/8).

Ia menyampaikan bahwa masyarakat Balikpapan perlu menyadari dan waspada terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Tidak hanya terhadap orang-orang yang terduga teroris, termasuk juga pelaku-pelaku kriminal yang bisa saja bersembunyi di Kota Balikpapan, karena memang Balikpapan kota yang terbuka.

Menurutnya, diperlukan kesadaran masyarakat untuk saling mengingatkan ketika ada warga yang baru masuk, untuk saling mengawasi ketika ada gerakan yang mencurigakan.

Karena polisi sebagai aparat penegak hukum juga tidak bisa jalan sendiri tanpa ada dukungan dari masyarakat, sehingga diperlukan peran masyarakat untuk memperhatikan lingkungan di sekitarnya. Untuk saling mewaspadai satu sama lain.

“Yang jelas negara kita ini adalah negara hukum. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kita taat dengan aturan, sehingga sesama warga perlu saling mengingatkan. Dan kalau anda terlibat dalam tindakan yang bertentangan dengan hukum pastinya juga ada sanksi yang diberikan. Saya menyampaikan bahwa masyarakat harus sadar dan tentunya jangan terpengaruh, terprovokasi dengan paham-paham yang tentunya merugikan. Bukan hanya pada diri kita namun juga keluarga termasuk bangsa kita,” imbaunya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *