background img

WASPADA HEPATITIS AKUT PADA ANAK

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kasus hepatitis akut belakangan ini mendapatkan perhatian serius Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Menyusul adanya tiga orang anak meninggal dunia diduga karena penyakit ini.

Di Kota Balikpapan, laporan kasus terkait penyakit tersebut belum ditemukan. Namun, langkah antisipasi dini telah dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (5/5).

“Belum ada kasus hepatitis akut pada anak di Balikpapan. Untuk antisipasi, kami telah meneruskan surat kewaspadaan dari Kemenkes kepada semua rumah sakit,” kata Andi Sri Juliarty.

Wanita yang akrab disapa Dio itu menambahkan, patut diwaspadai anak di bawah usia 10 tahun yang mengalami demam dan kulit serta selaput mata berwarna agak kuning.

Jika demikian, harus segera ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

“Segera ke rumah sakit jika ada anak demam dan kulit serta selaput mata berwarna agak kuning. Diimbau juga kepada masyarakat untuk tingkatkan perilaku hidup bersih sehat,” imbuh wanita berjilbab itu.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) mengeluarkan surat edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022.

Surat edaran tersebut berisi tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

SE tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 27 April 2022 lalu.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.