background img

WARGA NGOTOT PARKIR PARALEL

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Warga Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan yang masuk dalam kawasan Zona Zero Tolerance (ZZT) bersikeras agar usulan mereka terkait penerapan parkir paralel di kawasan tersebut tetap bisa dilaksanakan.

Hal tersebut diutarakan Ketua RT 06, Klandasan Ilir Lukman Hendra terkait keputusan penerapan ZZT di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang akhirnya tetap dilanjutkan sesuai dengan rencana awal.

“Pada dasarnya memang dari awal kami tidak menolak Zona Zero Tolerance, kami hanya mengkritisi masalah parkir di badan jalan. Kalau masalah ketertiban lalu lintas yang lainnya, kami tidak masalah,” katanya ketika diminta tanggapan melalui telepon seluler, Kamis (29/4).

Ia menjelaskan, pihaknya sampaikan saat ini masih menunggu jawaban resmi dari Wali Kota Balikpapan terkait usulan parkir paralel di beberapa titik yang tidak ada kantong parkir di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada warga di kawasan ini yang sebagian besar menggantungkan hidup dengan berdagang, yang saat ini tengah terdampak oleh situasi pandemi Covid-19. Kondisi ini akan diperparah dengan penerapan larangan parkir di bahu jalan, yang dianggap akan menurunkan omzet berjualan mereka.

“Kami meminta adanya salinan terkait hasil keputusan yang sudah didapatkan oleh Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) tersebut terhadap penerapan Zona Zero Tolerance di Jalan Jenderal Sudirman, apa saja yang dimuat untuk menentukan langkah kami selanjutnya,” ujarnya.

Salinan tersebut, lanjut Lukman, akan dijadikan pegangan secara tertulis karena memang sampai hari ini Walikota juga belum memberikan jawaban resmi kepada warga. Termasuk kepastian tidak akan ada penindakan dalam tahap awal penerapan ZZT di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

“Kami akan bergerak apabila kemudian hari ada penindakan yang dilakukan, untuk saat ini kami belum ada rencana untuk melakukan unjuk rasa kembali karena kami masih menunggu sikap yang dilakukan oleh pemerintah kota terkait penyelesaian masalah ini,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebijakan penerapan ZZT tetap dilanjutkan sesuai rencana awal. Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Rizal Effendi, Rabu (28/4) malam. Saat ini masih tahap edukasi dan sosialisasi. Termasuk uji coba penggunaan ETLE, namun sifatnya masih peneguran. Belum dilakukan penindakan seperti denda.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *