background img

WARGA MISKIN DAPAT VAKSINASI GRATIS

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan memasukan ribuan keluarga miskin peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan dalam program dalam rencana vaksinasi Covid-19 secara gratis.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Balikpapan tercatat sedikitnya ada sekitar 10 ribu keluarga miskin di Kota Balikpapan yang masuk dalam daftar keluarga penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, sesuai dengan informasi yang diterima, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama akan dilakukan dalam dua jalur. Yang pertama akan dilaksanakan bagi masyarakat yang masuk dalam program penerima bantuan vaksinasi secara gratis yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas layanan publik dan masyarakat yang masuk dalam daftar penerima bantuan iuran (PBI).
Untuk jalur yang kedua, akan disediakan bagi masyarakat umum yang akan dikenakan biaya ketika dilakukan vaksinasi. Namun berapa besaran biaya yang akan diberikan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Untuk yang akan dimasukkan dalam program vaksinasi adalah usia 18 sampai 59 tahun, nanti ada yang vaksin program. Itu gratis. Mencakup sekitar 30 persen dari jumlah daftar usia 18 sampai 59 tahun. Kalau sisanya nanti mandiri, mereka akan dikenakan biaya,” kata Rizal ketika diwawancarai wartawan, Selasa (1/12).

Rizal juga tidak menjelaskan berapa target jumlah masyarakat yang akan dimasukan dalam program vaksinasi ini. Karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Selain itu, pihaknya juga belum melakukan pendataan kembali terkait jumlah warga Balikpapan yang usianya berada pada umur 18 tahun hingga 59 tahun.

“Terkait jumlah kuota yang akan dimasukkan dalam program vaksinasi ini hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Yang jelas, yang akan diberikan vaksinasi ini mencakup sekitar 50 persen dari target wajib vaksin.

Untuk jumlahnya kita juga belum bisa memastikan berapa warga yang berusia dari umur 18 tahun hingga 59 karena kita belum hitung,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *