background img

WARGA DIMINTA JANGAN PANIK

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan meminta masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty yang akrab disapa Dio mengatakan, pola kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi di Kota Balikpapan hampir sama dengan daerah lain.
Untuk itu, ia menyarankan agar warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 taat dalam melakukan isolasi mandiri, baik di rumah atau pada isolasi terpadu yang disiapkan pemerintah.
“Masyarakat tidak perlu panik, walaupun kasus naik, tapi tidak banyak yang berkriteria berat,” ujar Dio kepada wartawan, Jumat (11/2).
Berdasarkan data laporan harian Satgas Covid-19 Kota, dalam dua hari terakhir, Kota Balikpapan menyumbang kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak di Kalimantan Timur hingga 169 kasus per hari.
Melihat hal tersebut, tak menutup kemungkinan telah terjadi transmisi lokal di Kota Balikpapan. Sebab, penularan yang bermula dari pelaku perjalanan kini sudah menyebar di lingkungan masyarakat.
“Kemungkinan transmisi lokal kembali terjadi, karena melihat jumlah kasus yang dalam sehari jumlahnya cukup banyak,” terangnya.
Dio mengaku, banyak yang berspekulasi penyebab tingginya kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 lantaran dugaan varian Omicron yang telah masuk ke Kota Balikpapan.
Kendati demikian, ia belum bisa memastikan hal tersebut. Sebab, pihaknya sudah mengirim 100 sampel ke Puslitbangkes namun belum ada satupun hasil yang diterima.
“Kita tidak tahu karena hasil belum keluar, diduga Omicron boleh, tetapi mengatakan pasti Omicron itu tidak boleh, karena kita masih menunggu hasil sampel dari Lab,” imbuhnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.