background img

WALI KOTA BERSURAT KE BPH MIGAS, PERTAMINA TAMBAH TITIK

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Massa aksi unjuk rasa dari mahasiswa PMII Kaltimra dan sopir truk masih bertahan di pintu gerbang Pertamina di Jalan Minyak Balikpapan hingga pukul 17.15 Wita. Mereka enggan membubarkan diri meski perwakilan dari Pertamina sudah memberikan penjelasan.

“Kami butuh solusi. Kami mau Pertamina komitmen agar tidak lagi terjadi antrean panjang di SPBU. Kami akan tetap bertahan sampai ada solusi yang konkret,” teriak seorang sopir dari atas truk.
Sebelumnya, sekira pukul 16.30 Wita pihak Pertamina menemui massa aksi. Diwakili oleh Gusti Anggara Permana selaku Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur dan Utara.
Kepada massa aksi, Gusti menjawab apa yang menjadi tuntutan di balik aksi tersebut. Pertama perihal kouta BBM jenis solar. Dikatakan, kuota BBM ditetapkan oleh BPH Migas. Pertamina sebagai badan usaha ditugaskan oleh pemerintah untuk menyalurkan solar subsidi.
“Pertamina menyalurkan sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Untuk Balikpapan Balikpapan disalurkan 60-75 KL/day,” kata Gusti.
Kabar baiknya, hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan sejumlah instansi terkait yang digelar beberapa hari lalu bahwa Wali Kota mengirimkan surat kepada BPH Migas untuk penambahan kuota BBM.
“Wali Kota Balikpapan sudah mengirimkan surat ke BPH Migas tanggal 21 Maret 2022 untuk penambahan kuota,” ujar Gusti.
Dalam rapat koordinasi itu juga disepakati bahwa penyaluran ke SPBU dilakukan setiap hari dan akan ada titik baru yang menyediakan solar subsidi. Lokasinya di Kilometer 13, Balikpapan Utara.
“Di Balikpapan total ada 13 SPBU. Namun yang melayani solar subsidi hanya empat. Itu pengaturan dari seluruh instansi yang ada. Dan kami lagi bangun satu titik baru di Km 13 melayani solar subsidi. Beroperasi dalam satu atau dua bulan ke depan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.