background img

VOLUME SAMPAH NAIK 100 PERSEN

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Volume sampah di Kota Balikpapan dilaporkan meningkat dua kali lipat dari biasanya setelah Lebaran tahun 2022 ini.

Peningkatan volume sampah ini didominasi sampah rumah tangga, yang meningkat tajam dibandingkan hari biasa. Tercatat setelah Lebaran dan libur panjang hari raya, volume sampah di Kota Balikpapan, meningkat hingga 740 ton per hari.

“Lonjakan volume sampah terjadi sejak H-1 Lebaran yang mencapai dua kali lipat,” kata Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana kepada wartawan, Jumat (6/5).

Ia menjelaskan, sebelum H-1 Lebaran hingga hari pertama Lebaran telah mulai terjadi peningkatan sampah dan belum terjadi penurunan.

Dia mengatakan, untuk mengatasi volume sampah yang meningkat, 250 petugas kebersihan dikerahkan agar membersihkan dan mengangkut sampah hingga ke TPA.

“Jadi kita kerahkan 250 petugas kebersihan agar sampah-sampah yang ada tidak menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada,” terangnya.

Sudirman menuturkan, para petugas pengangkut sampah mulai bekerja pukul 22.00 Wita hingga pukul 05.30 Wita. Dengan menyiapkan 80 armada dengan 250 personel petugas pengangkut sampah.

Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Yakni mulai pukul 18.00 Wita sampai dengan 06.00 Wita.

Menurutnya, pada hari biasa jumlah sampah yang diambil dari TPS dan dibuang ke TPA Manggar per harinya mencapai 390 ton. Normalnya volume sampah per hari itu mencapai 385 sampai 390 ton.

Jumlah tersebut tercatat mengalami peningkatan sebesar 7,31 persen jika dibandingkan dengan tahun 2021.

“Faktor kenaikan volume sampah, diakibatkan, meningkatnya jumlah penduduk dan peningkatan pembangunan yang cukup signifikan seperti proyek kilang minyak Pertamina turut berpengaruh. Sehingga otomatis juga akan meningkatkan timbulan sampah domestik yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir,” tutupnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.