background img

VAKSIN GOTONG ROYONG TAK BOLEH BEBANI KARYAWAN

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi menegaskan bahwa program vaksin gotong royong tidak boleh membebani karyawan atau gratis. Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk mendukung program vaksin gotong royong sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari perusahaan.

“Untuk saat ini belum ada informasi terkait hal tersebut karena memang di Jakarta saja masih sebatas ucapan. Apalagi daerah, meskipun sudah dituangkan dalam Permenkes,” kata Rizal kepada wartawan, Senin (1/3).

Vaksin gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Merek vaksin yang akan digunakan untuk vaksin gotong royong berbeda dengan vaksin program pemerintah agar tak mengganggu jalur distribusi vaksinasi nasional.

Saat ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin Sinovac dan menyusul ada tiga merek lainnya yang tengah dikembangkan. Ketiganya adalah AstraZeneca, Pfizer, dan Novavac.

Menurut Rizal, apabila program vaksin gotong royong ini dijalankan, maka perusahaan yang bersangkutan harus mampu menanggung seluruh biaya yang akan dikeluarkan tanpa harus membenahi karyawannya.

“Kalau perusahaan mampu ya syaratnya karyawan tidak boleh bayar tidak boleh memotong gaji, jadi perusahaan yang melaksanakan vaksinasi gotong-royong tersebut sepenuhnya menggunakan dana perusahaan tanpa membebani karyawan atau memotong gaji karyawannya, pokoknya itu gratis,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa pada dasarnya memang semua warga negara akan mendapatkan vaksin tapi kebijakan program vaksin gotong royong ini sebenarnya adalah untuk mempercepat proses vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *