background img

UMK BALIKPAPAN DIPASTIKAN NAIK

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Besaran Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan Tahun 2022 dipastikan naik.

“Syaratnya itu adalah rata-rata pertumbuhan ekonomi kita, tiga tahun berturut-turut lebih tinggi dari provinsi, ini terpenuhi. Lalu, angka inflasi dikurangi pertumbuhan ekonomi masih lebih tinggi dari provinsi. Jadi Balikpapan dipastikan naik, tapi gak tahu berapa,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Ani Mufidah kepada wartawan, Senin (18/11).

Menurutnya, hingga saat ini, pihaknya belum bisa menyebutkan berapa besaran kenaikan UMK Balikpapan untuk tahun 2022 mendatang, karena masih menunggu besaran ketetapan UMP Kaltim 2022 yang saat ini masih dalam proses pembahasan.

“Sesuai aturan yang boleh menerbitkan kenaikan UMK itu adalah gubernur, setelah adanya ketetapan UMP. Sekarang kan UMP belum ditetapkan,” ujarnya.

Ia menerangkan, sesuai dengan PP no 36 tahun 2021 ada batas atas dan batas bawah.

Salah satu syarat, suatu daerah boleh mengajukan kenaikan UMK adalah masih berada di bawahnya batas atas.

Hal ini adalah program strategis nasional, untuk mengeliminasi kesenjangan yang terlalu jauh antar wilayah.

“Kalau dia sudah di atas batas dia akan berhenti, sampai dia normal. Kalau dulu memang patokannya cuma inflasi sama pertumbuhan ekonomi, sekarang ada 10. Semua formula itu yang ada di BPS. Jadi sekarang indikator kalau pertumbuhan ekonomi semakin baik dan inflasi semakin kecil, maka harus UM semakin naik. Dulu ada daerah yang pertumbuhan ekonominya jelek, tapi UM naik tinggi contohnya Kabupaten Tangerang, UMK ikut standar Jakarta Rp 4,2 juta, padahal batas atas cuma Rp 3 juta-an,” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *