background img

UJIAN BERAT DARI ALLAH

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pada hakikatnya ujian mencerminkan kasih sayang dan keadilan Allah SWT pada hamba-hamba-Nya yang beriman.

Ujian yang diberikan berfungsi sebagai penggugur dosa-dosa, semakin Allah cinta pada seseorang, maka ujian yang diberikan padanya bisa semakin berat. Karena ujian tersebut akan semakin menaikkan derajat dan kemuliaannya di hadapan Allah. Orang yang paling dicintai Allah adalah para Nabi dan Rasul. Mereka adalah orang yang paling berat menerima ujian semasa hidupnya.

“Allah akan mengujinya sesuai dengan kadar keimanannya, karena seorang hamba senantiasa akan mendapatkan ujian sehingga dia berjalan di muka bumi ini sampai dalam keadaan bersih dari dosa,” kata ustadz Didin Hasiruddin dalam program buka puasa Lentera Qolbu yang dipersembahkan oleh Dompet Dhuafa Kaltim di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (23/4).

Dalam kehidupan kita masing-masing sebagai pribadi, sejak kecil ketika kita mulai belajar berjalan, ratusan kali kita jatuh. Setelah jatuh tidak ada yang trauma, bahkan lama-lama menjadi terbiasa dengan ujian itu. Kebiasaan-kebiasaan ini bukan tidak dimaknai tapi semuanya disandarkan kepada Allah SWT. Karena ujian itu dihadirkan untuk menguji keimanan seseorang orang agar dia nanti naik level derajatnya.

“Ketika kita mendapati seseorang yang banyak ujian yang datang bertubi-tubi, tidak ada habis-habisnya, maka sebenarnya ada tujuan besarnya dari proses itu. Misalkan ada seorang pebisnis yang bisnisnya maju tapi 2 bulan berikutnya hancur, namun sebagai seorang pebisnis yang sejati maka dia tidak akan pernah berhenti di situ. Dia akan bangkit kembali. Dia akan menganalisa dan perhatikan apa masalahnya, apa yang menyebabkan usaha ini jadi bermasalah bahkan hancur, sehingga bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada akhirnya nanti Allah akan membiarkan seseorang itu tanpa ujian ketika tidak ada lagi dosa-dosa dalam dirinya. Seperti kita tahu semakin tinggi pohon itu menjulang ke langit sudah pasti semakin besar angin yang menerpa. Maka kemudian kalau sudah batang itu kuat biasanya terpaan angin pun akan diterima begitu saja.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *