background img

TUNTUT REKTOR ITK MUNDUR

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tulisan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Budi Santosa di media sosial yang viral karena dianggap SARA, berbuntut panjang. Rektor ini dituntut untuk segera mundur dari jabatannya.

Tuntutan tersebut disampaikan sejumlah mahasiswa ITK saat menggelar aksi damai depan Gedung A Kampus ITK, Senin (9/5). Beberapa spanduk berisi tuntutan dan jargon-jargon desakan kepada rektor ITK untuk mundur dari jabatan dibentangkan massa aksi.

Presiden Mahasiswa ITK Yustiadi Sampe Manggoali mengatakan, aksi ini membawa sejumlah tuntutan. Satu di antaranya menuntut Prof Budi Santosa untuk mengundurkan diri sebagai rektor ITK.

“Apabila tidak dapat dipenuhi maka akan menunut kepada pihak berwenang untuk menindaklanjuti atau mencopot secara tidak hormat jabatan sebagai Rektor ITK berdasarkan peraturan yang berlaku,” kata Yustiadi.

Massa aksi juga meminta sang rektor untuk klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada para mahasiswa dan seluruh rakyat Indonesia.

“Kami menuntut kepada rektor untuk meminta maaf. Mahasiswa ITK merasa tidak nyaman dan merasa dirugikan. Nama baik dipertaruhkan,” ucapnya. Sebelumnya, Prof Budi Santosa juga dilaporkan ke Polda Kaltim oleh sejumlah orang atas status Facebooknya yang dinilai bermuatan SARA.

Prof Budi juga dinilai publik tidak menunjukkan penyesalan dan permintaan maaf. Padahal unggahannya yang viral itu menyakiti banyak orang khususnya perempuan berkerudung.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.