background img

TREN PELANGGAR PERWALI MENURUN

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Warga Kota Balikpapan sepertinya sudah semakin sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Salah satunya dengan selalu menggunakan masker di saat keluar rumah.

Hal itu dibuktikan dengan tren pelanggar Peraturan Walikota (Perwali) Balikpapan Nomor 23 Tahun 2020 yang mengalami penurunan.

Sekretaris Satpol PP Kota Balikpapan, Silviana menyampaikan itu di sela pers rilis update terbaru perkembangan wabah Corona di halaman Pemkot Balikpapan, Selasa (29/9) sore.

“Berdasarkan hasil rekapitulasi data di kami setiap harinya memang semakin turun angka pelanggarnya,” katanya kepada awak media.

Wanita berjilbab itu menjelaskan, sejak awal penerapan Perwali rata-rata pelanggar yang terjaring di angka 100 hingga 200 orang. Namun, satu pekan terakhir hanya puluhan saja yang melanggar.

“Pada awal-awal itu yang terjaring razia mencapai 200 lebih warga. Setelahnya hanya 100 lebih dan saat ini atau minggu lalu hanya puluhan.

Hari ini juga hanya ada 87 warga yang terjaring razia seluruh Balikpapan,” jelasnya.

Meski mengalami tren penurunan, pihaknya bersama tim gabungan tetap terus melakukan razia dan pemantauan di sejumlah lokasi. Utamanya yang disinyalir masih ramai dikunjungi warga.

“Kita tetap melaksanakan razia masker dan protokol kesehatan di enam Kecamatan. Itu dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Soal sanksi yang ada dalam Perwali, mayoritas warga memilih sanksi sosial berupa membersihkan jalanan dibandingkan dengan denda dan memberi masker.

“Kebanyakan warga yang kena razia memilih sanksi sosial. Itu tercatat ada sekitar 1.249, sedangkan denda ada 889 dan memberi masker ada 401 orang,” ucapnya.

Untuk wilayah yang paling menonjol jumlah pelanggarannya adalah Balikpapan Barat dan Utara.

“Sebenarnya semua wilayah nyaris sama. Hanya di Barat dan Utara itu lebih banyak. Di Utara itu ada 657 warga dan Barat ada 543. Sedangkan di Kota ada 364, Tengah ada 322, Selatan ada 347, dan Timur ada 307,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *