background img

TRANSFER APBD TAHUN INI KURANG 17 MILIAR

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Pusat memangkas sebesar Rp 17 miliar alokasi dana transfer untuk Kota Balikpapan pada tahun 2021 ini.

Rencana pemangkasan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait kebijakan pengurangan dana transfer ke seluruh daerah di Indonesia diakibatkan pendapatan negara yang tidak mencapai target pada tahun ini.
Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid mengatakan, kondisi ini masih sama dengan beberapa tahun sebelumnya. Di mana sejak 2018 Kota Balikpapan mengalami kurang salur dana APBD yang kemudian total pencairannya di tahun ini sebesar Rp 289 miliar. Dana tersebut cukup membantu untuk menutupi kenaikan belanja yang mencapai Rp 570 miliar.

“Sudah ada PMK bahwa kita kurang salur tahun ini yaitu sebesar Rp 17 miliar. Itu pasti tidak ditransferkan. Turun dong kita punya postur APBD perubahan. Tapi kemudian ada transfer dana pusat dari total kurang salur pada tahun ini,” katanya kepada wartawan, Rabu (22/9).

Menurut Sukri, penyebab utama kurang salur dana APBD tahun ini terkait dengan pencapaian pendapatan negara yang tidak memenuhi target. Akibatnya dana transfer yang dikirim pusat ke daerah juga mengalami pengurangan. Kondisi ini secara resmi disampaikan ke semua daerah melalui keputusan Menteri Keuangan.

“Jadi karena pendapatan negara tidak tercapai. Maka pusat mentransfer kita berkurang Rp 17 miliar. Sudah ada pemberitahuan Menteri Keuangan bahwa kita mengalami kurang salur tahun ini,” tuturnya lagi.

Adapun kemungkinan pelunasan kurang salur APBD tersebut, lanjut Sukri, bergantung pada pendapatan negara di tahun berikutnya. Jika pendapatan negara bisa mencapai target maka daerah yang mengalami kurang salur akan mendapatkan transfer susulan. Namun hal itu juga menyesuaikan dengan perhitungan postur APBN tahun depan.

“Semua tergantung dari pendapatan negara. Karena mereka harus transfer ke semua daerah. Seperti tahun ini. Kita dapat akumulasi kurang salur dari pusat sejak tahun 2018,” tambannya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *