background img

TOL BALSAM BAKAL DILENGKAPI SPBU

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN –  Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akan bertarif di seluruh seksi mulai Rabu besok, 8 September 2021. Sebelumnya, sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Agustus 2021 lalu, untuk seksi satu dan lima Tol pertama di Kalimantan itu bisa dilalui kendaraan dengan gratis selama dua pekan.

“Kita sudah sosialisasi selama 14 hari, mudahan sudah cukup terkomunikasi dengan baik ke masyarakat. Kalau pun nanti ada yang bermasalah seperti saldo kurang atau lainnya kami akan coba membantu,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) Jinto Sirait dalam JBS Talk melalui daring, Senin (6/9) sore.

Beroperasi penuhnya jalan tol ini, lanjut Jinto, disambut antusias masyarakat Kaltim. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengendara yang melintas. Sejak dibuka 25 Agustus, pihaknya mencatat ada kenaikan traffic dibanding sebelum beroperasi sepenuhnya.

“Jika sebelumnya kami mencatat traffic harian antara 3.000-5.000 kendaraan, sejak dibuka penuh ada kenaikan antara 7.000-10.000 kendaraan yang melintas,” sebutnya.

Melihat animo masyarakat yang begitu tinggi, Ke depan pihaknya juga bakal terus melakukan evaluasi agar pengendara semakin aman dan nyaman ketika melewati tol.

“Begitu juga dengan keberedaan rest area, ke depan bakal ada penambahan fasilitas. Selain bakal dilengkapi dengan SPBU, kita berencana menambah area kuliner. Dan yang tak kalah penting, kami juga berharap pengendara mematuhi rambu yang ada di sepanjang tol,” ungkapnya.

Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Kaltim Bakrie Hadi yang hadir dalam JBS Talk tersebut menyambut positif kehadiran jalan tol ini. Dia menilai, beroperasinya tol Balsam memang membuat perjalanan jauh lebih efisien baik secara waktu maupun secara biaya.

Kemudian, cepat atau lambat pasti bakal terasa manfaatnya. Salah satunya adalah bisnis properti. Menurutnya, di exit tol biasanya sangat menjanjikan untuk bisnis properti.

“Belum lagi tumbuhnya kawasan industri karena ada akses ke Bandara dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau,” tuturnya.

Ketua Badan Pembina Yapenti-DWK Universitas Balikpapan Rendy S Ismail yang juga hadir dalam giat itu mengungkapkan, tol ini adalah perwujudan dari mimpi lama masyarakat Kalimantan Timur. Yang diupayakan gubernur kala itu, Awang Faroek Ishak.

“Sejak awal gagasan pak Awang luar biasa. Bagaimana agar infrastruktur Kaltim bisa memadai. Ini bisa berimbas pada ketahanan perekonomian masyarakat Kaltim yang membaik,” ucap Rendy.

Rendy juga berharap agar ditindaklanjuti dengan pembangunan tol lainnya di Kaltim. “Rencana pembangunan tol tidak hanya Balsam tapi juga Bontang ke Kutai Timur. Semua ini bisa menimbulkan titik-titik pertumbuhan baru,” sebutnya.

Anggota DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi juga tak menampik, kehadiran tol Balsam sudah lama diimpikan masyarakat Balikpapan. Selain lebih efisien, dia menilai faktor keamanan juga bakal jadi pertimbangan utama masyarakat untuk lewat tol.

Kedepannya tentu diharapkan Tol Balsam disempurnkan lagi dengan penambahan berbagai fasilitas penunjang. “Saya kira untuk akses jalannya, sebaiknya ada di beberapa titik jalan di aspal, akses penerangan jalan ditambah,” akunya.

Meski begitu Iwan menilai adanya Tol Balsam sudah lebih baik dan aman, dalam mengatur hal kecepatan dalam berkendara dan tidak lagi perlu khawatir akan adanya pohon tumbang menutupi badan jalan. “Hanya pada fasilitas rest area dilengkapi lagi dengan SPBU,” sebutnya.

Iwan menambahkan, berbagai masukan juga sempat diutarakan warga Balikpapan kepada DPRD Balikpapan. Salah satunya terkait harga tarif Tol Balsam yang diharapkan bisa terjangkau dan akses jalan keluar dari tol Balsam yang perlu diperhatikan dan bagaimana jika UMKM dilibatkan untuk mengisi rest area.

“Salah satunya akses keluar Tol yang diperhatikan terutama pintu keluar dari Manggar yang seperti diketahui sebelum adanya jalan tol saja, jalan di Manggar itu kerap macet karena akses jalan yang sempit. Belum lagi dengan adanya tol, sehingga diharapkan jalan menuju pintu masuk Tol Balsam dari Manggar bisa dilebarkan,” tandasnya.

 

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *