background img

TINGKATKAN IMPLEMENTASI P3DN

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim juga Kabupaten dan Kota diharapkan untuk terus meningkatkan implementasi penggunaan produk dalam negeri atau P3DN.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat membuka Rakor Monev program peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam rangka mendorong realisasi belanja barang dan jasa pemerintah daerah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota di Grand Senyiur Hotel Balikpapan, Selasa (6/6).

“Pada Rakor ini kita semua ingin harus punya komitmen bahwa sampai akhir tahun nanti serapan belanja barang dengan implementasi P3DN harus terpenuhi dengan baik,” kata Sri Wahyuni.

Wanita berjilbab itu menyebut, serapan implementasi P3DN pada tahun 2022 lalu masih sekitar 60 persen dari total belanja barang dan jasa sebesar Rp 5 triliun.

Capaian itu sejatinya lebih besar, namun terjadi perbedaan dalam mekanisme input. Sri Wahyuni berharap ada evaluasi terkait perihal itu, baik menyangkut proses, interpretasi, termasuk pula kendala input P3DN ini, sehingga capaian 2023 ini bisa lebih baik.

“Tahun 2023 ini Pemprov Kaltim untuk belanja barangnya mencapai Rp 8 triliun. Sekarang sudah di posisi bulan Juni, tentu kita punya beban, di satu sisi tidak hanya penyerapan belanja barang juga penyerapan produk P3DN,” ucapnya.

FREDY JANU /KPFM

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *