background img

TINDAK TEGAS PENAMBANG BATU BARA ILEGAL

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menunjukkan komitmennya untuk terus menolak adanya praktik pertambangan batu bara ilegal di wilayah Kota Balikpapan.

Sikap tegas tersebut untuk merespon terbongkarnya aktivitas tambang batu bara ilegal di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 25, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara (Balut).
Selasa pagi, 16 November 2021, aktivitas itu langsung diberhentikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Satpol PP dan TNI/Polri. Dengan melakukan penyegelan area tambang.
Ditemui di kantornya, Rahmad Mas’ud mengaku prihatin. Selama ini, Kota Balikpapan memang jadi satu-satunya daerah di Kaltim yang menolak adanya penambangan batu bara.
“Kita sesuai aturan saja. Pertambangan tidak boleh ada di Kota Balikpapan,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu.
Untuk tindakan selanjutnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Oknum yang terlibat dalam praktik pertambangan ilegal tersebut ditindak tegas. Sebab, Balikpapan berkomitmen untuk menolak adanya tambang batu bara.
“Kita kan sudah komitmen menolak tambang batu bara. Kita jagalah Kota Balikpapan ini terhadap penambangan. Sesuai dengan regulasinya, kita serahkan kepada hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kawasan perbatasan Balikpapan dengan Kabupaten Kukar, lanjut Rahmad, juga akan dilakukan pengawasan ketat. Mengingat selama ini praktik pertambangan ilegal kerap terjadi di wilayah Kukar.
“Wilayah sana memang rentan dengan pertambangan ilegal. Makanya saya akan minta SKPD terkait untuk memantau daerah perbatasan. Kita selalu konsisten untuk menolak pertambangan batu bara di Balikpapan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *