background img

TIM LABFOR SELIDIKI KEBAKARAN DI KILANG

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jajajran Kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran di Plant 5, yang merupakan salah satu unit di area Kilang Balikpapan beberapa hari lalu.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Surabaya, Jatim, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada Selasa hari ini (17/5). Mereka akan melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran.
“Iya besok (hari ini, Red) Tim Labfor tiba dan akan mulai bekerja. Semoga bisa berjalan lancar dan dapat diketahui penyebab kebakaran ini,” kata Yusuf, Senin (16/7) kemarin.
Diketahui, dalam musibah tersebut salah satu korban berinisial J (22) meninggal dunia. Jenazah korban sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Medan, Sumut setelah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara.
Sementara tiga pekerja lain, yang mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan, disebut Yusuf masih menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan (RSPB).
“Dua pekerja lain yang mengalami luka ringan sudah meninggalkan RS dan menjalani rawat jalan,” lanjut Yusuf.

PRODUKSI BBM AMAN
Pertamina memastikan produksi BBM tetap berjalan sehingga tidak mengganggu suplai BBM ke masyarakat. Saat ini stok BBM dari Kilang Balikpapan masih mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan suplai ke Terminal BBM di Balikpapan.
Selanjutnya, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) bersinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN) memastikan produksi dan suplai BBM ke masyarakat tetap dapat berjalan normal, tanpa ada kendala.
Bahkan Pertamina juga telah mempersiapkan skenario alih suplai, berkoordinasi dengan Pertamina Group sebagai antisipasi dan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan BBM masyarakat.
Upaya recovery operasional Kilang saat ini juga tengah dilakukan oleh tim internal Pertamina Balikpapan untuk memastikan agar Plant 5 dapat segera kembali beroperasi maksimal. Selain itu dilakukan pengaturan produksi di unit-unit lainnya dalam kilang agar dapat berproduksi secara optimal.
Ely Chandra, Area Manager Comm, Relation & CSR Kilang Balikpapan menyampaikan bahwa plant 5 menghasilkan salah satu komponen dalam produksi BBM.
“Saat ini kami akan mengoptimalkan stok yang terdapat dalam tangki. Namun, kami juga tengah mempersiapkan rencana tambahan bahan baku produk untuk menggantikan kebutuhan komponen HOMC dari Plant 5 yang diperlukan untuk memproduksi BBM,” jelas Ely dalam keterangan persnya.
PT KPI akan mempergunakan komponen PT PPN yang diambil dari dari Terminal BBM Tanjung Uban. HOMC (High Octane Mogas Componen) merupakan komponen yang diperlukan untuk memproduksi BBM beroktan tinggi seperti Pertamax.
“Perbaikan Plant 5 dijadwalkan selesai dalam 7 hari ke depan, dan kita memastikan produksi BBM tetap dapat berjalan dengan aman. Mohon doa dan dukungannya agar tahapan-tahapan perbaikan tersebut dapat dilaksanakan semaksimal mungkin,” ucap Ely.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.