background img

TIGA HARI BERAKSI, PERAMPAS DIBEKUK

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Balikpapan berhasil mengamankan pelaku pencurian dan pemerasan berinisial AS (35).
Pengungkapan kasus bermula saat pelaku menghentikan salah seorang korbannya bernama Muhammad Kautsar (17) di kawasan Gunung Belah, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah (Balteng) pada Senin (25/5) lalu sekira pukul 20.30 Wita.

“Pelaku menghentikan korban saat berjalan di Gunung Belah, terus berdalih bahwa korban ini habis memukul adiknya. Jadi korban diminta naik ke atas motor pelaku,” kata Kasat Reskrim AKP Costa Sabam Martua Siahaan, Kamis (28/5).

Korban lalu dibonceng pelaku menggunakan motor Vario warna hitam bernopol KT 6742 LO. Pelaku kemudian mengancam akan melukai korban bila tidak mau ikut dibonceng olehnya. Korban lalu dibawa ke sekitar kawasan jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Markoni.

“Di sekitaran jalan Jenderal Sudirman Markoni pelaku menyuruh korban untuk memasukan handphone dan uang milik korban ke dalam tas yang disimpan di dalam jok motor pelaku,” ujarnya.
Setelah menaruh uang dan handphone, pelaku membawa korban menuju ke jalan Asnawi Arbain (BJBJ). Korban kemudian diturunkan dan ditinggalkan begitu saja. “Dia dibawa ke BJBJ, terus diturunkan,” ungkap Costa.

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polresta Balikpapan dan ditindaklanjuti oleh tim Jatanras Satreskrim Polresta Balikpapan. Tak sampai 24 jam, pada Rabu (26/5), pelaku diringkus di rumahnya di kawasan Jalan Al Falah, RT 35 Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat (Balbar).

“Pelaku langsung diamankan bersama barang bukti berupa satu Unit HP Samsung Galaxy A7, satu Unit HP Xiaomi, satu Unit Hp Oppo A5S, satu Buah kunci Motor (milik korban), satu Unit Motor Vario Hitam KT 6742 LO, dua buah dompet dan uang tunai Rp 548 ribu,” ucapnya.

Dari keterangan sementara, pelaku rupanya telah beraksi tiga hari berturut-turut. Sejak tanggal 23, 24, dan 25 Mei 2020. “Ini masih kami dalami lagi,” tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 KUHP Tentang Pemerasan dan Pengancaman pidana paling lama sembilan tahun penjara.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *