background img

TERUS MENCARI SOLUSI TERBAIK

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Setelah kecelakaan maut di traffict light Muara Rapak, Balikpapan Utara beberapa waktu lalu, seluruah stakeholder terkait terus mencari solusi terbaik untuk mencegah kejadian serupa berulang.

Rabu (26/1) misalnya. Digelar Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Provinsi Kaltim. Giat tersebut garapan Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim. Berlangsung di Hotel Platinum Balikpapan.

Sejumlah pihak turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, seperti KSOP Kelas I Balikpapan, Dishub Provinsi Kaltim, Dishub Kota Balikpapan, Pertamina Patra Niaga, BPJN Kaltim dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Balikpapan.

“Ini rapat koordinasi yang kedua. Dan hari ini kita memantapkan hasilnya dalam examplenya. Tadi saya sudah sampaikan fakta-fakta di lapangan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Komisaris Besar Sony Irawan kepada wartawan.

Tidak cuma berbicara soal kasus kecelakaan saja, forum juga membahas persolan transportasi angkutan barang di Balikpapan dari hulu sampai hilir. Mulai dari kondisi di pelabuhan, distribusi BBM, kondisi jalanan, manajemen keselamatan transportasi, tahapan uji KIR hingga penegakan hukum di jalan.

“Fakta-fakta tersebut kita kaji, kemudian kita analisis dan lakukan langkah ke depan. Namun semua ini butuh proses, ada tahapan baik itu jangka pendek, sedang maupun jangka panjang,” ungkapnya.

Tahapan yang dilakukan di antaranya melakukan sosialisasi terhadap Perwali khusus di Balikpapan terkait terhadap jam operasional. Kemudian berkomitmen untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada, serta mencoba mensosialisasikan kepada perusahaan angkutan untuk melakukan pendataan dan juga terkait dengan dimensi bangun over loading.

Pihaknya juga akan melakukan survei kepada seluruh perusahaan, kemudian memberikan pelatihan kepada masing-masing pengemudinya, dan akan dilihat bagaimana mekanisme terhadap manajemen keselamatan transformasi perusahaan dari mulai sistem rekrutmen pengemudinya, kompetensinya, jam kerjanya hingga perbaikan atau perawatan kendaraan secara berkala.

“Yang terakhir adalah penegakan hukum. Kita akan menindak tegas yang over load dan over dimensi supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.