background img

TARIF PBB BAKAL NAIK

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana menaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mulai tahun 2022 mendatang.

Kenaikan dilakukan menyesuaikan dengan perubahan data Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang saat ini di sejumlah kelurahan yang ada di Kota Balikpapan.

“Untuk tahun depan, untuk memenuhi target sebesar Rp 850 miliar ini, kita membuat inovasi program, yang pertama adalah melakukan updating data sektor PBB, melakukan pelaksanaan zona nilai tanah (ZNT) khusus untuk kecamatan Balikpapan Selatan, Kota, Utara dan kecamatan tengah. Untuk saat ini, kami baru merampungkan untuk melakukan updating data di tiga setengah kecamatannya,” kata Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan kepada wartawan, Rabu (18/8).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan proses pembaharuan atau updating data dapat diselesaikan hingga 100 persen, sehingga dapat dilakukan pembaharuan terhadap data NJOP yang ada di setiap wilayah.

Menurut Haemusri, sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa proses updating data dapat dilakukan setiap 3 tahun sekali dengan menyesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. Namun dapat dilakukan lebih cepat setiap satu tahun sekali, khusus untuk wilayah yang pertumbuhan ekonominya begitu pesat.

“Contoh kalau kita lihat segmentasi per kelurahan itu ada di Kelurahan Damai, Klandasan Ulu, Klandasan Ilir, kemudian beberapa wilayah di Kecamatan Tengah bisa dilakukan perubahan atau kenaikan NJOP,” terangnya.
Ia berharap rencana kenaikan tarif PBB ini dapat oleh pihak legislatif agar dapat segera direalisasikan pada tahun 2022 mendatang.

“Saya berharap adanya dukungan dari anggota dewan, khususnya untuk komisi 2 bagaimana kita merumuskan arah kebijakan terkait dengan nilai NJOP. Kalau berbicara berapa persentase kenaikannya, saya untuk saat ini fokus dulu di 2021, kalau sudah di ketok sama DPR baru kita konsentrasi di 2022,” tambahnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *