background img

TANGKAL COVID-19 DENGAN TENANG DAN SABAR

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kita harus ikhlas atas segala kehendak Allah, termasuk terjadinya wabah Covid-19 yang terjadi saat ini.

Tidak panik, sabar dan, tenang merupakan kata kunci yang patut dilakukan dalam menghadapi segala ujian yang diberikan di tengah wabah Corona.

“Kata kuncinya adalah tenang dan sabar, tenang artinya tidak grasak grusuk, tentunya kita meminta dulu kepada Allah subhanahu wa ta’ala baru kemudian kita ikhtiar secara pengobatan,” kata ustadz Sarianto Rusdin dalam program Sajadah Jumat di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (20/8).

Ia menjelaskan, Ibnu Sina seorang filsuf muslim serta perintis Ilmu kedokteran dunia menyampaikan bahwa kepanikan kita, dan ketakutan kita pada suatu musibah itu adalah separuh dari penyakit. Sebaliknya keikhlasan kita, ketenangan kita dalam menghadapi sebuah musibah itu adalah separuh dari obatnya.

“Jadi apapun musibah yang datang kepada kita, apapun penyakit yang datang kepada kita, kalau kita tenang, Insya Allah kita sudah mendapatkan separuh dari pengobatannya,” ujarnya.
Selain itu, Ibnu Sina juga menyampaikan bahwa kesabaran kita adalah langkah awal dalam proses pengobatan.

Jadi, kata kuncinya adalah tenang dan sabar, tenang. Artinya tidak grasak grusuk, tentunya kita meminta dulu kepada Allah subhanahu wa ta’ala baru kemudian kita ikhtiar secara pengobatan.

“Jadi kalau ada musibah itu kalau kita tenang dalam mencari obatnya dan sabar maka kita akan mendapatkan obatnya, karena memang untuk mendapatkan obat itu membutuhkan proses, karena sabar itu tidak dimiliki oleh malaikat karena kesempurnaannya, dan juga tidak dimiliki oleh binatang karena kekurangannya. Jadi pada dasarnya, yang punya sifat sabar itu adalah manusia,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *