background img

TAMBANG LIAR DI TAHURA DIGREBEK, NGAKU DIBEKINGI KODAM

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tim gabungan Deninteldam VI/Mlw, Pomdam VI/Mlw, dan Gakkum KLHK menggerebek penambangan batu bara ilegal di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Suharto Km 48, Desa Bukit Merdeka, Kabupaten Kukar, Kamis, 24 Maret 2022, sekira pukul 20.30 Wita.

Kapendam Vl/Mlw Kolonel Inf Taufik Hanif menjelaskan, terungkapnya aktivitas tambang ilegal ini bermula informasi dari masyarakat. Bahwa ada penambangan liar yang dibekingi oleh Pangdam Vl/Mlw, Kasum TNI, serta Kapolda Kaltim.

Berbekal informasi tersebut, tim dari Kodam Vl/Mlw bergerak ke lapangan untuk mengecek kebenaran. Ternyata apa yang disampaikan tidak benar. Sehingga langsung dilakukan penyetopan.

“Perlu saya tekankan, Kodam Vl/Mlw maupun Pangdam Vl/Mlw tidak pernah melakukan pembekingan terhadap penambagan liar yang ada di wilayah Kaltim,” kata Taufik saat meninjau lokasi tambang, Jumat (25/3).
Di lokasi tambang, tim gabungan mengamankan barang bukti sepuluh unit excavator, tiga unit doser, satu unit loader, dan tujuh unit dump truk, serta satu unit tangki minyak 5.000 liter. “Ada juga tumpukan batu bara. Belum sempat terjual,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Taufik, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Tim masih terus melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan para saksi yang berkaitan dengan keberadaan tambang tersebut.

“Hasil penyelidikan diketahui jika luas lahan yang ditambang ini sekitar 3,4 hektare. Mulai ditambang sejak 9 Maret 2022. Untuk pemiliknya inisial M, dan koordinator lapangan adalah saudara RW. Kemudian sebagai pemodalnya diduga A dan M,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.