background img

TAMBAH 75 KASUS, RS TAK MENAMPUNG LAGI 

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Penularan Covid-19 di Kota Balikpapan kian mengkhawatirkan. Pada Jumat (21/8), terdapat penambahan yang signifikan selama pandemi di Balikpapan, yakni 75 kasus positif baru.

Hal itu membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 makin kewalahan. Karena harus melakukan upaya tracking satu persatu dari mereka yang terkonfirmasi positif. Apalagi sebagian besar pasien tanpa gejala.

“Sebanyak 75 orang hari ini harus ditelepon oleh Tim Surveylance kami untuk memulai tracking,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Penambahan yang cukup tinggi ini membuat Pemkot berpikir untuk penampungan pasien di rumah sakit. Sebab hampir seluruh rumah sakit sudah penuh dengan pasien Covid-19.

“Kita tidak bisa lagi memaksa Rumah Sakit menambah kamar. Karena menambah kamar berarti juga perlu menambah SDM,” ujar wanita yang akrab disapa Dio itu.

Solusinya, lanjut Dio, Pemkot menempatkan pasien tersebut di Asrama Haji Batakan dan mess yang disewa. “Jadi kami tempatkan di embarkasi haji ada 44 orang, wisma pemkot 20 orang, dan sisanya isolasi mandiri,” ungkapnya.

Dio pun meminta kepada masyarakat agar tidak keluar rumah untuk sementara waktu. Dalam hal ini mengurangi aktivitas di luar dan ngumpul-ngumpul. Dan bukan tidak mungkin pembatasan sosial akan kembali diberlakukan.

“Enggak usah dulu ramai-ramai. Ini masalah nyawa. Tiap hari banyak yang meninggal. Dan kalau masuk rumah langsung mandi dulu sebelum bertemu anggota keluarga. Jaga keluarga kita,” ucapnya.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *