background img

TAMA SEMPAT TOLONG IQBAL

4 years ago written by

BALIKPAPAN – Salah seorang teman yang juga sepupu M Iqbal bernama Tama (10) mengaku kondisinya syok, dan tak menyangka kalau momen mandi hujan bersama, Rabu (21/2) siang, merupakan terakhir kalinya ia bermain dengan Iqbal.

Diketahui, Iqbal terseret derasnya aliran air setelah terpeleset dan jatuh ke dalam parit, tepat di dekat Depot Air Mutiara, jalan Pangeran Antasari, sekira pukul 13.45 Wita, Rabu (21/2). Jasadnya baru ditemukan pukul 21.55 Wita.

Ditemui KPFM di rumah korban RT 3, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Tama menceritakan kronologi kejadian yang membuat sepupunya itu meninggal dunia.

“Saat itu kami mandi hujan. Kami 6 orang waktu itu. Dia pakai baju biru, kaos. Kemudian si Iqbal mau pergi, panggil salah satu teman untuk main hujan, lewat jembatan ulin itu,” kata Tama sambil menangis.

Karena licin, Iqbal pun terpeleset dan jatuh ke dalam parit yang saat itu meluap dan arus air begitu deras. Tama sempat menolong dengan berusaha menarik tangan Iqbal. Karena tangannya licin dan seretan air yang deras, genggaman tangan Tama pun terlepas.

“Saat dia jatuh, dia nggak teriak dan hanya diam. Tapi kami lihat. Terus saya langsung tarik coba tolong dengan menarik tangannya, tapi lepas. Dan dia pun terbawa arus. Setelah itu, teman-teman lain teriak minta tolong. Kemudian orang-orang sekitar keluar dan bantu cari dekat-dekat situ tapi nggak ada. Dan saat itu kami berlima langsung menangis,” jelas Tama.

Sampai saat ini, Tama tak percaya jika sepupunya itu telah meninggal dunia. Kondisi Tama pun saat ini masih syok dan sedih. Begitu juga dengan kondisi kedua orang tua korban.

“Orang tuanya masih syok,” kata Sungkono (63), kakek korban saat ditemui KPFM di rumah korban.

Untuk diketahui, Iqbal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret jauh dari tempat terpelesetnya tersebut. Dia ditemukan di dekat jembatan Gang Cemara, kawasan Puskib, jalan Achmad Yani, sekira pukul 21.55 Wita. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *