background img

TAKWO BUBUHAN BALIKPAPAN DIRESMIKAN

4 years ago written by

BALIKPAPAN KPFM – Ada yang spesial pada perayaan HUT Balikpapan ke-121 tahun ini. Tak hanya meresmikan fasilitas dan inovasi pemerintahan, tetapi juga melaunching busana khas Balikpapan yang dinamakan Takwo Bubuhan Balikpapan.

Busana khas ini dikenakan saat Rapat Paripurna Istimewa 9 Februari oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari tingkat kelurahan hingga Wali Kota Balikpapan beserta para istri, serta dikenakan para anggota DPRD bersama istri saat upacara HUT Kota di Lapangan Merdeka, Sabtu (10/2).

“Busana khas ini merupakan perpaduan dari baju adat Kutai dan Melayu. Dan hari ini semua tamu undangan diwajibkan menggunakan baju khas Balikpapan. Idenya dari PKK Balikpapan, ekonomi kreatif, dari Dinas Pariwisata, serta para pengrajin di Balikpapan,” ujar Oemy Faccessly saat diwawancarai seusai upacara.

Dijelaskan, Takwo sendiri merupakan baju penutup aurat dan sebagai perhiasan. Baju ini hanya digunakan untuk acara HUT Kota Balikpapan dan acara-acara tertentu. Untuk mematenkan baju tersebut, Oemy mengaku akan bersurat kepada BUMN, perusahaan swasta untuk kepemilikan Takwo Bubuhan Balikpapan ini.

Ketua Umum Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Arita Rizal Effendi mengatakan, dibuatnya Takwo ini memang mengadopsi dari baju adat Kutai, mengingat bahwa Kutai menjadi bagian sejarah dari terbentuknya Balikpapan.

“Supaya terlihat berbeda, maka kami dan beberapa pihak membuat motif yang menggambarkan kekhasan Balikpapan pada sisi tertentu,” ujarnya.

Melihat Balikpapan yang identik dengan laut, lanjutnya, maka untuk motifnya ada yang menggunakan model ikan laut di Teluk Balikpapan. Kemudian ada juga motif batik Mangrove pada list tengah bajunya dan motif batik kepiting untuk bawahannya. Bahkan untuk baju pria, bagian kopiah dan peniti yang disangkutkan di saku berbentuk beruang yang mana merupakan ikon dari Balikpapan. “Jadi Motifnya adalah flora dan fauna khas Balikpapan dan semuanya ada di situ. Sedangkan untuk warnanya sendiri, hitam dan kuning keemasan memberi arti keanggunan dan kejayaan,” jelas Arita.

Selanjutnya, Arita akan mendeklarasikan Takwo Bubuhan Balikpapan kepada seluruh masyarakat melalui Dekranasda yang berada di kawasan BSCC Dome.

Busana khas Takwo ini sudah diperkenalkan ke masyarakat Balikpapan oleh Azimah Imdaad Hamid sejak beberapa tahun lalu. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *