background img

SUBSIDI KUOTA TUNGGU PUSAT

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat terkait rencana tindak lanjut subsidi kuota internet bagi siswa dan tenaga pengajar pada tahun 2021 ini.
Hal itu terkait kebijakan dari Pemerintah Kota Balikpapan yang akhirnya menunda rencana untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah pada 11 Januari 2021 lalu, sehingga para siswa dan tenaga pengajar terpaksa melanjutkan proses pembelajaran secara daring.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil kebijakan untuk memberikan subsidi kuota kepada siswa dan tenaga pengajar, sebelum ada kepastian dari pemerintah pusat.
Menurut Muhaimin, pihaknya baru bisa mengalokasi anggaran untuk subsidi kuota kalau pemerintah pusat atau provinsi ternyata tidak mengalokasi kembali anggaran untuk membiayai program bantuan tersebut.
Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya duplikasi anggaran, ketika pemerintah pusat dan provinsi telah mengalokasikan biaya untuk memberikan subsidi kuota bagi siswa dan tenaga pendidik yang terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring.
“Jadi kita menunggu kebijakan dari Kementerian Pendidikan, apakah akan memberikan subsidi kuota internet atau tidak, karena kalau sudah ada dari pusat kita tidak bisa memberikan, karena akan terjadi duplikasi,” kata Muhaimin kepada wartawan, Selasa (19/1). Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman di tahun 2020 lalu, di awal pandemi Covid-19 ini pihaknya sempat mengalokasi anggaran untuk membiayai subsidi kuota internet melalui anggaran hasil refocusing dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Namun untuk selanjutnya, subsidi kuota internet telah dialokasikan melalui bantuan dari Pemerintah Pusat, dan yang terakhir dialokasikan dari bantuan Pemerintah Provinsi.
“Memang untuk di awal ketika terjadi pandemi kita sempat memberikan bantuan subsidi kuota kepada siswa dari dana BOS, namun untuk selanjutnya kita lanjutkan dengan menggunakan bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Kemudian untuk di akhir tahun ada lagi bantuan kuota dari provinsi,” ungkapnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *