background img

SOPIR DAN MAHASISWA DEMO KELANGKAAN SOLAR DI PEMKOT

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa kembali digelar oleh para sopir truk dan mahasiswa dari PMII, Rabu (30/3). Kali ini titik aksi depan Kantor Wali Kota Balikpapan. Massa aksi meminta pemerintah bisa menuntaskan permasalahan antrean solar subsidi yang masih terjadi.

Dari pantauan di lokasi, lebih dari 300 truk diparkir sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota. Mulai dari Gedung Parkir Klandasan hingga depan Kantor Pemkot Balikpapan. Arus lalu lintas pun dialihlan.

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa Sainudin mengatakan aksi kali ini lanjutan dari sebelumnya yang digelar di Gerbang Jalan Minyak, 23 Maret 2022 lalu.

“Tuntutan kali ini meminta Wali Kota Balikpapan mengajukan tambahan kuota solar subsidi. Dan mendesak Pertamina menuntaskan persoalan kelangkaan BBM solar subsidi,” katanya.

Massa aksi juga meminta Pertamina membuka data distribusi solar subsidi laporan penjualan SPBU. Mereka juga menilai kelangkaan solar subsidi tak lepas dari ulah pengusaha tambang dan perkebunan yang turut menikmati solar subdisi.

“Untuk itu kami meminta Polda Kaltim memberantas mafia solar subsidi di Kaltim. Pemerintah juga harus berani mencabut izin perusahaan sawit dan tambang yang menikmati solar subsidi,” ungkapnya.

Mahasiswa juga meminta Pertamina menambah jumlah SPBU agar tak lagi terjadi antrean yang panjang. Terakhir, minta aparat menangkap aktor intelektual pencuri solar subsidi. “Kami akan terus mengawal tuntutan ini,” ucapnya.

Hingga pukul 13.25 Wita, massa aksi masih secara bergantian melakukan orasi di depan Pemkot Balikpapan. Mereka juga sempat menampilkan aksi teatrikal. Aksi juga sempat memanas, hingga pagar gerbang Pemkot Balikpapan roboh.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.