background img

SOAL WAWALI, RAHMAD MASIH TUNGGU USULAN PARTAI

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan dirinya masih menunggu usulan nama dari partai politik terkait calon wakil wali kota yang akan mendampingi dirinya.

“Katanya mereka (partai pengusung) masih menyusun nama siapa-siapa yang akan diusulkan menjadi bakal calon wakil wali kota,” kata Rahmad ketika dikonfirmasi wartawan di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis (20/1).
Ia menjelaskan, sesuai dengan aturan, partai pengusunglah yang terlebih dahulu mengajukan nama kepada dirinya.
Nama-nama yang terkumpul dari masing-masing partai pengusung akan dipilih sebanyak dua nama untuk kemudian disampaikan ke DPRD Kota Balikpapan. Untuk kemudian dilanjutkan pemilihan melalui mekanisme legislatif.
“Nanti dari beberapa nama tersebut nanti kami seleksi lagi, yang sejalan dengan kami nanti ada dua yang kami akan ajukan ke DPRD. Jadi itu aturan mainnya kan,” ujarnya.
Ia menerangkan bahwa dirinya belum mengetahui siapa saja calon yang diusulkan oleh masing-masing partai pengusung, karena masih dalam proses pembahasan.
“Yang mengusulkan itu kan beberapa partai, sejauh ini saya belum tahu. Karena semua partai pengusung berhak untuk menunjukkan nomor calon wakil wali kota,” terangnya.
Menurutnya, tidak ada batasan waktu yang terkait proses penentuan calon Wakil Wali Kota. Namun ia memastikan, pihaknya akan segera melakukan proses apabila sudah ada nama calon dari partai pengusung.
“Apabila sudah ada nama baru kami seleksi. Tidak ada deadline kapan ini akan diselesaikan,” ujarnya.
Sesuai dengan surat arahan dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 132/8067/OTDA pada tanggal 9 Desember 2021, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Kota berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung.
Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan dua orang calon
kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalul Wali kota, untuk dipilih dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati atau Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18, bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.