background img

SKENARIO RS HADAPI LONJAKAN KASUS

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Situasi pandemi Covid-19 di Kota Balikpapan terindikasi memburuk. Penambahan kasus positif baru harian kian tajam atau cenderung melonjak. Data empat hari terakhir terjadi penambahan 171 kasus, 203 kasus, 356 kasus, dan 210 kasus.

Jumlah pasien yang dirawat data terkini pada Minggu (13/2) menjadi 150 orang. Sehari terakhir juga ada penambahan satu kasus kematian, sehingga kumulatif sejak awal pendemi 2020 lalu menjadi 1.882 jiwa.
Menyikapi lonjakan kasus tersebut, sejumlah rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19 di Kota Balikpapan mulai bersiaga. Berbagai persiapan pun telah dilakukan.
Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan misalnya. Managemen menyiapkan beberapa skenario untuk penanganan pasien Covid-19. Dari UGD, penambahan ruangan isolasi, hingga ruang ICU.
“Namanya disaster plan. Skenarionnya, di bawah 25 pasien itu plan A, kemudian 25-100 plan B, 100-200 plan C. Itu sudah kita susun. Jadi rumah sakit relatif lebih siap, baik ruang isolasi maupun ICU,” kata Direktur RSKD Kanujoso Balikpapan Edy Iskandar, Senin (14/2).
Kondisi saat ini, lanjut Edy, masih pada plan A. Sebab penambahan pasien belum terlalu signifikan, masih pada angka 3-5 pasien setiap harinya. Ada pun yang dirawat sekarang ini sebanyak 20 pasien.
“Kita akan liat trendnya, kalau naik terus kita akan skenariokan ke plan B. Kamar bisa kita buka sampai 200, jadi buka sesuai masuknya pasien. Untuk Sekarang ini masih plan A karena masih di bawah 25, kita buka dua ruangan,” ungkapnya.
Soal SDM, Edy menyebut belum ada perubahan. Namun, jika sampe overload maka sangat memungkinkan untuk skenario kontrak tenaga baru. “Saat ini SDM belum ada penambahan. Kita lihat trendnya untuk skenario kontrak tenaga baru,” ucapnya.

Fredy Janu/ Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.