background img

SISWA KONTAK ERAT DILARANG IKUT PTM

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti menegaskan siswa berkontak erat dengan anggota keluarganya yang masih positif Covid-19 dilarang untuk ikut pembelajaran tatap muka (PTM).

Kebijakan itu guna mengurangi risiko penularan Covid-19 dari rumah ke sekolah tempat peserta didik tersebut menggelar pembelajaran tatap muka.
“Kita berharap agar siswa yang melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19 untuk tidak masuk sekolah dulu,” kata perempuan yang akrab disapa Dio tersebut kepada wartawan, Senin (7/3).
Menurut Dio, sejak hari ini, tanggal 7 Maret 2022 ini, sebagian sekolah sudah menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen.
Tapi memang tidak semua sekolah yang melaksanakan pembelajaran secara tatap muka, hal itu karena untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka harus melalui persetujuan dari orang tua.
Hal itu diterapkan sesuai dengan Surat Edaran Nomor : 300/ 0986 /Sekr.
tentang pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah situasi pandemi Covid-19.
Kebijakan ini berlaku untuk satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP di Kota Balikpapan, dengan
menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai tanggal 7 Maret 2022 sampai dengan ada pengaturan lebih lanjut dari Pemerintah Kota Balikpapan.
“Kita wajib mewaspadai juga potensi penyebaran Covid-19 di antaranya ketika ada orang tua atau siswa yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid 19,” ujarnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.