background img

SINERGI MASYARAKAT MELAWAN NARKOBA

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Bahaya jaringan peredaran narkoba saat ini semakin mengkhawatirkan. Karena sudah menyasar generasi milenial yang merupakan harapan masa depan bangsa.

Diperlukan upaya yang tegas dalam memerangi peredaran narkoba, tidak hanya melibatkan aparat hukum, namun diperlukan dukungan dari semua elemen masyarakat.

“Memang peran masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba di sangat penting. Di antaranya dalam hal memberikan informasi terkait jaringan peredaran narkoba di sekitarnya,” kata AKP Sutopo, Bidang Humas Polda Kaltim ketika menjadi narasumber dalam Talkshow di Radio KPFM Balikpapan bersama Elyana Sesil, Rabu (31/3).

Menurut Sutopo, berdasarkan data Polda Kaltim, di tahun 2019 jumlah kasus yang ditangani tercatat mencapai 1.681 kasus. Terjadi penurunan jumlah kasus di tahun 2020, menjadi 1.355 kasus.

Meski terjadi penurunan, namun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan meningkat hampir dua kali lipat.
Di tahun 2019, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu-sabu tercatat mencapai 67 kilogram, sedangkan di tahun 2020, naik menjadi 122 kilogram.

“Kalau di tahun 2020 itu menurun, tapi barang bukti meningkatkan 2 kali lipat. Ini perlu kita waspadai bersama,” ujarnya.
Untuk memberantas peredaran narkoba diperlukan juga peran masyarakat dalam memberikan informasi terkait ada kegiatan yang mencurigakan di wilayah sekitarnya.
“Memang peran masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba di sangat penting. Di antaranya dalam hal memberikan informasi, kami menjamin identitas yang menyampaikan informasi akan dirahasiakan,” terangnya.
Ia menambahkan, peredaran narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan karena lebih banyak menyasar kaum milenial bahkan untuk pelaku pengedar narkoba juga banyak melibatkan kaum milenial.
Sementara itu, Baim, jurnalis dari Harian Kaltim Post menyampaikan perlu ditingkatkan sinergitas antara aparat dengan masyarakat dalam upaya pemberantasan jaringan narkoba.
Menurutnya, aparat hukum tidak bisa bekerja sendiri dalam memerangi tanpa dukungan dari masyarakat.
“Perlu tingkatkan peran masyarakat dan instansi terkait dalam upaya pencegahan narkoba, karena memang pada dasarnya aparat hukum ini tidak bisa bekerja sendiri sehingga diperlukan partisipasi masyarakat dalam mengungkap peredaran narkoba,” ujarnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *