background img

SIMULASI LONGSOR DI PRAPATAN

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Simulasi tanggap bencana mesti dimasifkan untuk melatih kesiapsiagaan warga, sehingga dapat memahami tindakan yang dilakukan saat terjadi bencana untuk meminimalkan dampaknya.

Seperti yang dilakukan di lapangan voli Prapatan, Balikpapan Kota (Balkot) pada Selasa (30/3) pagi sekira pukul 09.00 Wita. Terlihat sejumlah warga berlari saat mengikuti simulasi tanggap bencana longsor.

Bersamaan dengan itu, petugas dari BPBD dengan sigap melakukan penanganan. Mereka dibantu oleh unsur lainnya serta sejumlah relawan yang ada di Balikpapan.

Satu per satu korban baik yang luka berat hingga ringan dievakuasi petugas gabungan. Termasuk korban yang meninggal dunia juga dievakuasi dalam simulasi tersebut.

“Simulasi ini untuk melihat sejauh mana penanganan bila ada musibah longsor,” kata Kepala BPBD Provinsi Kaltim Yudha Pranoto didampingi Kepala BPBD Balikpapan Suseno saat meninjau langsung jalannya simulasi.
Wilayah Prapatan sengaja dipilih untuk pelaksanaan. Karena termasuk daerah perbukitan sehingga rawan bencana longsor.
“Lokasi ini dipilih. Katanya karena di Prapatan ini berbukit, jadi rawan longsor. Dan memang saya lihat cukup rawan sekali,” ujar Yudha.
Hasil kegiatan tersebut, ia mencatat masih ada hal yang perlu dievakuasi. Seperti penanganan reruntuhan longsor yang semestinya segera ditangani dengan cepat.
“Evaluasinya itu tadi soal penanganan reruntuhan longsor. Harusnya itu digali pelan-pelan. Terus kalau ada excavator itu dipergunakan semaksimal mungkin. Jadi nggak dibiarkan lama,” ungkapnya.
Sementara Kepala BPBD Balikpapan Suseno menuturkan, memang ada sedikit catatan namun tidak begitu menjadi masalah.
Ia pun menginstruksikan kepada jajarannya agar selalu sigap dalam merespon laporan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kami minta anggota selalu sigap dalam merespon laporan masyarakat. Di setiap wilayah kecamatan sudah ada UPTDnya. Jadi dengan ini bisa lebih cepat menerima laporan masyarakat,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *