background img

SETORAN PAJAK DARI PENGUNGKAPAN SUKARELA CAPAI 7,19 M

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejak dibuka awal Januari 2022 ini, realisasi penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalimantan Timur dan Utara sebesar Rp7,19 miliar dengan jumlah nilai harta bersih sebesar Rp56 miliar.

Angka tersebut masih tetap akan bertambah seiring dengan batas waktu
pemanfaatan PPS yang diterapkan oleh pemerintah hingga akhir bulan Juni tahun ini.
“Program ini merupakan pemberian kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela melalui
pembayaran PPh berdasarkan pengungkapan harta,” ucap Kepala Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara Max Darmawan kepada wartawan, Rabu (19/1).
Ia menjelaskan, pada saat ini, masih terdapat juga peserta amnesti pajak tahun 2016 yang belum seluruhnya mendeklarasikan aset yang dimiliki dan Wajib Pajak Orang Pribadi yang belum mengungkapkan seluruh penghasilan dalam SPT Tahunan tahun pajak 2016 sampai dengan 2020.
Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya kebijakan PPS kdapat meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan perekonomian dan meningkatkan
kepatuhan sukarela wajib pajak.
Ia menambahkan bahwa realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara Tahun 2021 tercatat mencapai Rp18,42 triliun dengan persentase capaian sebesar 95,11% atau tumbuh sebesar 7,53% dari tahun 2020. Penerimaan pajak tersebut didominasi oleh lima sektor antara lain pertambangan, perdagangan, industri pengolahan, pertanian, kehutanan dan perikanan serta
konstruksi. Berdasarkan penerimaan neto tahun 2021, persentase penerimaan pajak dari kelima sektor tersebut sebesar 82,87%.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.