background img

SERIBU DOUBLE L DARI 5 TERSANGKA GAGAL EDAR

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Menggunakan kendaraan roda dua, D (22) menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota (Balkot), Minggu (31/1) lalu sekira pukul 15.00 Wita.

Saat tiba di traffic light Markoni, D kemudian melakukan pelanggaran. Yang kemudian dilihat oleh dua orang anggota Satlantas Polresta Balikpapan yang tengah melaksanakan patroli.

Kedua polisi lalulintas tersebut selanjutnya mengejar dan memberhentikan kendaraan roda dua yang dikendarai D. Namun, saat akan diperiksa D langsung menancap gas.

“Saat mau diperiksa yang bersangkutan lari, dan anggota melakukan pengejaran lagi. Saat di traffic light BP pengendara mengalami lepas rantai dan terjatuh. Kemudian berlari ke arah parkiran sebuah ruko,” kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso saat pers rilis, Kamis (3/2).

Thirdy melanjutkan, saat di parkiran ruko D terlihat melakukan tindakan yang mencurigakan. Dia membuang sesuatu ke parit. Anggota Satlantas yang melihatnya langsung bergerak cepat melakukan penangkapan.

“Saat ditanya apa yang dibuang, dia merasa gugup. Anggota kemudian menyuruhnya untuk mencari, dan benar ada satu bungkus jumbo berisi obat terlarang jenis Double L sebanyak seribu butir,” ungkap Thirdy.

D beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polresta Balikpapan dan diserahkan ke jajaran Satresnarkoba, yang selanjutnya dilakukan pengembangan. Hasilnya didapati empat tersangka lainnya yang berkaitan.

“Total ada lima tersangkan kami amankan untuk kasus yang seribu butir Double L. Rencananya barang tersebut akan diedarkan di Balikpapan dan Samarinda,” ucapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1,5 miliar. Mereka melanggar Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Pasal 196 dan 197.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.