background img

SEMUA BERISIKO SAKIT KANDUNG KEMIH

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Batu saluran kencing merupakan batu yang terbentuk dari endapan mineral seperti kalsium, oksalat, Asam urat dll. Faktor pencetusnya bisa karena makanan, anatomi saluran kencing dan juga faktor eksternal yang dipengaruhi seperti cuaca tropis di Indonesia yang menyebabkan dehidrasi, serta dipengaruhi genetik.

Hal tersebut dikatakan dokter Eddy Sunarno spesialis urologi RSPB (Rumah Sakit Pertamina Balikpapan), saat talkshow Interactive Healthy Care RSPB melalui live Instagram di program Bisnis Corner radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Senin (22/6).Eddy menjelaskan, semua orang sebenarnya berisiko mengalami sakit saluran kencing, pria atau wanita. Gejala yang dialami akan berbeda.

Tergantung lokasi batu itu berada. Batu yang berada di ginjal, biasanya akan memberikan rasa nyeri di pinggang, batu pada saluran ginjal/ureter akan memberikan rasa nyeri pada pinggang dan menjalar. Sementara untuk batu pada kandung kemih membuat sering kencing atau sulit untuk kencing. Keluhan nyeri biasanya terjadi pada pasien yang memiliki ukuran batu kecil yang menyumbat saluran. Kadang diikuti keluhan demam dan mual muntah.

“Saya pernah menangani pasien yang memiliki batu lebih besar dari bola tennis, kira-kira berdiameter 15cm,” ujarnya menambahkan. Disebutkan, gejala pada batu kandung kemih pada orang dewasa biasanya baru akan terasa apabila batu sudah menyumbat saluran urine, atau melukai dinding kandung kemih sehingga kencing berdarah. Segera periksakan ke layanan kesehatan terdekat jika mengalami tanda dan gejala di atas, untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

“Batu kandung kemih bisa menyumbat saluran urine dan menyebabkan nyeri saat buang air kecil, kesulitan berkemih atau tidak bisa berkemih sama sekali. Bila tidak segera ditangani, batu kandung kemih berpotensi menyebabkan infeksi dan komplikasi,” ujarnya.

Penanganan batu kandung kemih, lanjutnya, biasanya memerlukan bantuan dokter. Namun, batu kandung kemih berukuran kecil bisa saja keluar bersamaan dengan urine. Apabila ukuran batu kandung kemih masih berukuran kecil, maka pengobatannya cukup dengan minum air putih yang banyak dan obat. Tujuannya untuk membantu batu kandung kemih keluar bersama urine.

Namun, apabila ukurannya cukup besar, maka diperlukan tindakan medis seperti menggunakan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). ESWL adalah tindakan pemecahan batu saluran kencing dengan menggunakan gelombang kejut (shock wave) tanpa melalui proses pembedahan sama sekali (noninvasif). Batu saluran kencing akan pecah menjadi bagian kecil sekali sehingga dapat keluar secara spontan bersama air kencing. Efek samping yang sangat minimal.

Keuntungan menggunakan metode ESWL adalah tidak invasive (kulit utuh), rasa nyeri yang dialami hanya sedikit sekali. Tak perlu tindakan anestesi, maka tak perlu puasa. Lamanya perawatan pendek atau tak perlu dirawat dan dapat digunakan pada semua usia. Dikatakan, RSPB dilengkapi dengan ESWL. Sehingga pasien yang mengalami batu saluran kencing (ginjal, ureter, dan kandung kemih) dapat mengkonsultasikan dengan dokter spesialis urologi yang praktik setiap Senin sampai Jumat, mulai pukul 9 pagi sampai 16.00 Wita.Jessica/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *