background img

SEMAYANG DIPADATI PEMUDIK

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Antusiasme pemudik pada Lebaran tahun 2022 ini cukup tinggi. Di Kota Balikpapan, sejak Sabtu (23/4) malam hingga Minggu (24/4) pagi para pemudik memadati Pelabuhan Semayang.

Mereka menunggu kedatangan kapal untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Mau mudik mas ke Jawa. Ini lagi nunggu kapal, sampai sekarang belum tiba juga kapalnya. Informasinya agak telat kapal masuk,” kata seorang pemudik, Rosaliana.

Wanita 54 tahun itu sangat bersemangat. Sebab, dua tahun belakangan dirinya bersama keluarga tida melakukan perjalanan mudik. Itu karena adanya larangan dari pemerintah akibat pandemi Covid-19.

“Biasanya tiap tahun kami pulang ke Jawa. Tapi dua tahun kemarin ada larangan dari pemerintah karena Covid-19. Dan tahun ini sudah diperbolehkan. Aturan juga enggak terlalu ketat, makanya kami satu keluarga ini pulang semua,” ucap wanita yang tigal di Kota Samarinda itu.

Apriyanto (27) juga menyampaikan hal serupa. Dia sangat senang pemerintah memperbolehkan untuk mudik. Sehingga dirinya bisa merayakan hari raya Idul Fitri di kampung bersama keluarga.

“Senang mas, bisa Lebaran di kampung bersama keluarga. Dua tahun kemarin saya Lebarannya di Melak aja, enggak bisa pulang,” akunya.

Sebelumnya, kata Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Balikpapan, Purwadi menyebut jika pihaknya telah mengantisipasi lonjakan pemudik tahun 2022 ini.

Di antaranya dengan menambah kunjungan kapal terutama untuk rute Balikpapan-Surabaya dan sebaliknya Surabaya-Balikpapan.

“Kunjungan kapal itu kita tambah. Hampir dua hari sekali ada kapal dari Balikpapan ke Surabaya selama angkutan Lebaran 2022 ini. Kita prioritaskan yang ke sana, karena setiap mudik yang banyak ke daerah Jawa,” tuturnya.

Purwadi menambahkan, ada tiga armada yang menyinggahi Pelabuhan Semayang Balikpapan. Di antaranya Bukit Siguntang, KM Lambelu dengan kapasitas 2.003 penumpang, dan KM Labobar dengan kapasitas 3.084 penumpang.

Armada rencananya akan ditambah, namun masih melihat situasi dan kondisi di lapangan. “Masih melihat situasi dan kondisi. Rencananya sesuai arahan dari kantor pusat ada penambahan dua armada yang menyinggahi Pelabuhan Semayang,” ucapnya.

Soal aturan mudik di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, Purwadi mengaku mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau Satgas Penanganan Covid-19 pusat.

“Aturan sudah dikeluarkan oleh pusat. Intinya prokes ketat harus dijalankan. Masyarakat yang sudah vaksin booster tidak perlu PCR dan antigen. Yang baru vaksin dua wajib PCR dengan durasi 3×24 jam, atau antigen durasi 1×24 jam. Kemudian yang baru dosis satu wajib PCR,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.