background img

SELEKSI PPPK GURU TETAP UTAMAKAN KOMPETENSI

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Di awal tahun 2021 ini pemerintah mulai membuka seleksi bagi guru honorer atau non-PNS untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Jumlah formasi guru PPPK yang dibuka tercatat mencapai satu juta guru pada awal tahun 2021 ini.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr Ir Hetifah Sjaifudian MPP mengatakan, kesempatan ini merupakan wujud perhatian untuk guru honorer yang sudah mengabdi untuk negara ini.

Menurut Hetifah, program pengadaan PPPK ini merupakan solusi yang diberikan pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada guru yang sudah berusia di atas 35 tahun, dan tidak memiliki kesempatan untuk mendaftar lagi dalam tes CPNS. Sehingga memiliki kepastian starus hukum ketika menjalankan profesinya sebagai tenaga pendidik.

“Jadi yang terpenting itu adalah memang adalah statusnya ya dan dia memiliki kepastian hukumm Untuk tahun ini ada sekitar 1 juta lowongan yang disediakan pemerintah untuk lowongan PPPK bagi tenaga pendidikan,” katanya ketika menjadi narasumber dalam program coffee morning show di Radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan yang dipandu Elyana Sesil, Selasa (16/3).

Menurutnya, hampir tidak ada perbedaan fasilitas yang akan diberikan kepada PPPK dengan PNS. Hanya satu perbedaannya, yakni tidak ada anggaran untuk pemberian pensiun kepada PPPK.

Ia menjelaskan, dalam proses pengangkatan PPPK akan dilakukan dengan memperhitungkan kompetensi minimum bagi masing-masing tenaga pengajar. Sehingga kualitas pendidikan yang diberikan kepada anak-anak tetap bisa dijaga.

Kebijakan ini diberlakukan kepada setiap tenaga pengajar baik yang baru atau yang sudah lama menjalankan profesinya sebagai guru.

“Memang ada masukan dari beberapa masyarakat yang menyampaikan bahwa untuk guru yang sudah mengajar lama mungkin tidak perlu diseleksi lagi, namun seleksi ini penting dilakukan untuk memberikan kompetensi minimum kepada tenaga pengajar yang akan dilibatkan dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *