background img

SEKOLAH TERPADU BALSEL MULAI DIBANGUN

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rencana Pemerintah Kota Balikpapan untuk membangun fasilitas pendidikan di tiap kecamatan terus berlanjut.

Setelah sukses menyelesaikan pembangunan SMPN 25 di Kecamatan Balikpapan Barat, dilanjutkan dengan pembangunan Sekolah Terpadu di Kecamatan Balikpapan Selatan.

Sekolah terpadu yang terletak di kawasan pengembangan perumahan Balikpapan Regency terdiri dari satu bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).

Herman, Manager Site PT Sarjis Agung Indrajaya selaku kontraktor pelaksana menyampaikan bahwa saat ini progres pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Selatan sudah mencapai 6,2 persen di atas target yang diharapkan.

“Saat ini, sudah mencapai 6,2 persen dari target itu sekitar 3 persen. Jadi kita masih plus,” kata Herman ketika diwawancarai wartawan di lokasi pembangunan, Kamis (12/1).

Ia menjelaskan, kalau pun terjadi keterlambatan kemarin sekitar dua minggu, itu prosesnya karena ada perubahan kontur lokasi yang akan dikerjakan.

“Jadi ada perubahan-perubahan yang terjadi di lapangan, baik model kontur maupun ketinggian gedung.

Sebelumnya, kami bekerja ini izin dulu ke perencana, ada perubahan apa, ikuti eksisting yang pertama sudah tidak bisa, karena di kontur awal itu bukit. Akhirnya otomatis terjadi perubahan eksisting dengan yang ada sekarang,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti perubahan tersebut, pihaknya kemudian melakukan mendiskusikan selama dua hingga tiga minggu, antara dinas, perencana dengan supervisi, untuk penentuan elevasi yang terbaik. Sehingga di kemudian hari tidak diperdebatkan lagi.

“Kami hanya kontraktor pelaksana, melaksanakan, tapi karena di lapangan seperti itu maka dicari solusi yang terbaik. Kalau ditarget kami, bulan dua sudah mulai fisik, sekarang sebenarnya sudah mulai tapi siringannya.

Mudah-mudahan dua tiga hari sudah mulai produksi untuk besinya. Ini kami fokus untuk satu bulan,” ucapnya.

Sesuai rencana untuk pematangan lahan akan dilaksanakan sekiranya ada tiga bulan, sambil berjalan pematangan lahan fisiknya juga mulai dikerjakan.

Ia menambahkan, sesuai kontrak, pekerjaan pembangunan sekolah terpadu tersebut akan diselesaikan pada 19 Desember 2023 ini, dengan nilai Rp 33 miliar. Dengan asumsi bangunan yang terencana adalah empat di antaranya bangunan induk administrasi, SD dengan 20 kelas dan SMP itu 16 kelas. Dengan lahan mencapai 1,5 hektar.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.