background img

SEHARI 7 ORANG MENINGGAL COVID-19

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid kedua yang telah dilaksanakan sejak tanggal 29 Januari hingga 12 Februari 2021.
“Untuk tindak lanjut PKPM kita masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur. Kalau memang masih tetap dilakukan PKPM, kita berharap kepada warga masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan kepada wartawan, Senin (8/2).

Ia mengatakan, bahwasannya dirinya memahami kebijakan PPKM telah memberikan dampak cukup besar kepada pelaku usaha khususnya pada pejual makanan. Namun kondisi harus tetap dilakukan untuk kebaikan bersama.
“Saya memahami bahwa dengan adanya kebijakan PPKM di Kota Balikpapan telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap penjual makanan yang ada di Kota Balikpapan, tapi ini kan demi kebaikan masyarakat kota, coba bayangkan sampai sehari penambahannya bisa 200 sampai 300 orang per hari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan masih cukup tinggi dengan rata-rata penambahan sekitar 200 hingga 300 orang per hari. Dengan jumlah kematian tercatat mencapai 7 orang per hari.
“Dengan jumlah meninggal 6 sampai 7 orang dalam 1 hari, ini jumlah yang cukup tinggi, kita berencana juga akan menyesuaikan dengan arahan dari Presiden untuk mengarahkan PPKM ini kepada lingkungan dan pemukiman,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengubah pola penanganan Covid-19 untuk lebih diarahkan ke skala mikro seperti perkampungan dan lingkungan, yang ada di tingkat RT.
Untuk saat ini, sudah terbentuk sekitar 1.300 Satgas dari 1.600 RT yang ada di Kota Balikpapan.
“Dari 1.600 RT yang ada, sudah 1.300 terbentuk Satgas. Ada beberapa hal yang dicermati di antaranya adalah ketaatan warga dalam upaya mendukung pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *