background img

SEDEKAH KURBAN UNTUK ORANG MENINGGAL, BOLEHKAH?

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Ibadah kurban pada dasarnya ditujukan kepada orang yang masih hidup, sudah balig, berakal, dan memiliki kelapangan harta.

Hukum ibadah kurban adalah sunah mukadah dan sangat dianjurkan pengerjaannya.
Jika pengerjaan kurban amat dianjurkan untuk orang yang masih hidup dan berkecukupan, lalu bagaimana hukum berkurban untuk yang sudah meninggal? Apakah boleh?

“Dalam hal ini beberapa pendapat itu berbeda tapi pada intinya boleh dan sah-sah saja dan Insya Allah pahalanya sampai intinya semuanya boleh kita melaksanakan ibadah kurban atau sedekah kurban untuk orang tua kita atau keluarga kita yang telah meninggalkan kita,” kata Ustadz Didin Hasiruddin dalam program Sajadah Jumat di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (2/7).
Menurutnya, sedekah kurban ini juga bisa dilakukan untuk orang yang sedang bersama dengan kita dalam

kehidupan bisa juga dengan orang-orang yang telah meninggalkan kita lebih awal.

“Kita ambil contoh ketika di sebuah lembaga mungkin pimpinannya merencanakan akan memberikan sedekah berupa kurban pada anak-anak buahnya, maka hukumnya adalah boleh atau ketika dalam sebuah keluarga ingin bersedekah untuk orang lain misalnya, tapi nantinya harapannya sedekahnya ini bisa dirupakan jadi hewan kurban,” ujarnya.

Ia menuturkan ketika ada satu keluarga yang mungkin kakak beradik ada sekitar 3 atau 4 orang, barangkali sementara hewan kurban yang mau dibeli adalah seharga Rp 3 juta bisa di antara mereka patungan untuk kemudian dia berikan kepada orang lain baik itu orang tuanya sendiri, atau mungkin tetangganya karena ingin membahagiakannya.

Karena bersedekah berupa uang dan kemudian dibelikan hewan ternak dan ternak ini diantar atau diberikan kepada orang yang dimaksudkan agar dia bisa melaksanakan ibadah kurban, maka yang seperti ini boleh dilakukan.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *