background img

SATLANTAS LUNCURKAN SIM DELIVERY

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Polresta Balikpapan melalui Satlantas meluncurkan inovasi baru. Khususnya dalam kepengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), yakni SIM Delivery.

Kehadiran inovasi kerjasama Polresta Balikpapan dan Gojek tersebut diresmikan Selasa (2/3) pagi di Satpas Satlantas Polresta Balikpapan. Dihadiri langsung oleh Kapolda Kaltim Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Herry mengatakan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan empat bidang transformasi Polri yang presisi. Pertama di bidang organisasi transformasi, operasional transformasi, pelayanan publik dan transformasi bidang pengawasan.

“Jadi salah satu yang mungkin nyangkut dengan SIM Delivery ini adalah transformasi di bidang pelayanan publik,” kata Kapolda Irjen Pol Herry.

Urusan transformasi bidang pelayanan publik, lanjut Irjen Pol Herry, Kapolri meminta agar ada peningkatan yang signifikan terhadap pelayanan publik.

“Kemudian, pelayanan publik ini masuk dalam 16 program prioritas Kapolri. Dan tentu saja ini membutuhkan kreativitas dari anggota Polri yang duduk pada posisi memberikan pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi menambahkan, SIM Delivery merupakan salah implementasi program prioritas Kapolri dalam rangka mewujudkan layanan publik yang cepat, mudah, terstruktur yang berbasis teknogi informasi. Khususnya pada layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi.

Inovasi ini juga termasuk dalam program ke enam poin 18 program Kapolri. Disebutkan bahwa terbentuknya layanan jasa pengantaran atau delivery servis menjadi salah satu target program 100 hari Kapolri di seluruh Jawa.

Namun demikian hal tersebut menjadi pemicu dan semangat bagi jajaran Satlantas Polresta Balikpapan untuk dapat mewujudkan layanan delevery di salah satu jajaran Polda di luar Jawa.

“Sehingga terwujud layanan publik Polri yang presisi di Polresta Balikpapan. Ini menjadi program yang pertama kali di Kalimantan Timur (Kaltim). Kalau di Jawa memang sudah prioritas,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, para pemohon SIM nantinya bisa lebih menghemat waktu. Mereka juga tidak perlu menunggu lama, sebab SIM bisa diantar ke rumah pemohon.

Tentu layanan ini sangat membantu masyarakat. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini, di mana protokol kesehatan jadi pertimbangan utama dalam setiap aktivitas.
“Nantinya SIM itu diantar ke rumah pemohon. Tapi tidak dipaksakan, bagi yang bersedia saja. Kemudian untuk biaya antar tetap dari pemohon, karena sistemnya sama seperti pesan Gojek umumnya,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *