background img

SASAR KPR MILENIAL, BNI SYARIAH TARGET 1,4 T

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – BNI Syariah meluncurkan program Tunjuk Rumah untuk memudahkan calon nasabah, terutama kalangan milenial untuk memiliki rumah.

Kalangan milenial kini menjadi salah satu target pasar yang menjanjikan seiring dengan masih tingginya kebutuhan perumahan.
Branch Manager BNI Syariah Balikpapan, A. Dobig Mirandi mengatakan, berdasarkan catatan BNI Syariah Balikpapan, pada triwulan pertama tahun 2020 ini, sudah berhasil merealisasikan target sebesar Rp 40 miliar.

Hal ini menunjukkan tingkat antusias masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti program ini, karena berbagai kemudahan yang ditawarkan.
“Masyarakat antusias mengikuti program ini, karena angsuran fix sampai pelunasan KPR. Serta tarif khusus kepada calon nasabah,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya, program tunjuk tumah ini sudah dirilis pada 20 Januari 2020 dan berjalan hingga 30 Juni 2020. Target program di antaranya karyawan perusahaan yang mempunyai fix income. BNI Syariah memberikan promo atau tarif khusus.

Tarif spesial itu diberikan kepada calon nasabah karyawan BUMN, ASN, Regulator (BI, KPK, OJK), dokter, karyawan perusahaan swasta nasional/multinasional, karyawan swasta lokal, nasabah referral dari developer rekanan BNI Syariah, maupun karyawan korporasi.

Karyawan korporasi yang dimaksud ialah pegawai institusi/perusahaan yang sudah bekerja sama dengan BNI Syariah untuk payroll maupun penyaluran pembiayaan karyawan. “Untuk saat ini, tercatat ada sekitar 1.000 developer aktif yang bekerja sama dengan BNI Syariah.”
Merujuk data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sekitar 31 persen populasi Indonesia atau 81 juta orang generasi milenial belum punya rumah.

Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR sedang merancang skema Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang bisa dijangkau milenial.

Menurut Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi, program Tunjuk Rumah mempermudah calon nasabah milenial dalam memiliki rumah.

“Program ini mendukung pemerintah terkait penyediaan satu juta rumah,” katanya. Secara nasional, sampai 9 April 2020, perolehan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah melalui program Tunjuk Rumah mencapai Rp766,7 miliar. Daerah terbesar penyerapan program ini yaitu Jabodetabek.

BNI Syariah mematok pembiayaan sebesar Rp 1,4 triliun sampai akhir periode tahun ini.
Untuk mencapai target ini, BNI Syariah mengoptimalkan pemasaran lewat cabang, gathering developer, media sosial, dan media online.

Sampai dengan Februari 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,23 triliun dengan pertumbuhan 11,15 % year on year. Program Tunjuk Rumah 2020 dirilis pada 20 Januari 2020 dan akan berakhir pada 30 Juni 2020.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *