background img

SANKSI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN EFEKTIF BERLAKU

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sudah satu pekan Perwali No 23 tahun 2020 tentang protokol kesehatan dijalankan. Artinya, masa sosialisasi Perwali tersebut telah usai dan sanksi administrasi bagi pelanggar akan berlaku. Effektif per Selasa 1 September 202

Ada pun sanksi yang tertuang dalam Perwali tersebut, yakni denda Rp 100 ribu bagi yang tak menggunakan masker. Juga alternatif lain dengan 19 buah masker atau melakukan pekerjaan sosial.

Pun bagi para pelaku usaha. Sanksi denda akan diberikan sebesar Rp 250 ribu. Hingga pada OTG yang ketahuan berkeliaran akan diberi denda satu juta

“Mulai Selasa besok sudah diterapkan, sudah cukup sosialisasi selama satu minggu. Sudah tidak ada alasan, terutama dalam memberlakukan empat M,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli, Senin (31/8)

Menurutnya pemberian sanksi denda administratif ini telah sesuai dengan janji Pemerintah Kota.  Tertanggal 1 September 2020 Perwali tersebut akan efektif diberlakukan

“Sanksi denda mulai tanggal 1 September. Lokasi sidak akan dirahasiakan tidak akan kami publish,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Covid-19 di Kota Balikpapan sudah tak mengenal wilayah. Sebab semua area sudah menjadi zona merah

“Yang jelas ada Perwali. Ini rumusnya boleh berkegiatan tapi kita kawal supaya protokol kesehatan berjalan pada saat yang sama. Ini yang kita dorong,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Zulkifli

untuk pelanggaran akan diberikan STBP (Surat Tanda Bukti Pelanggaran) oleh penyidik

“Kalau terbukti melanggar, nanti diterbitkan STBP. Di dalamnya ada identitas pelanggar. Tindakan yang harus dilakukan dan batas waktu pemenuhan sanksi,” tutur Zulkifli

Atas dasar STBP, maka untuk proses pembayaran sanksi denda kepada pelanggar diberikan SKDA atau Surat Ketetapan Denda Admisnitratif”Ini sebagai bentuk penetapan besaran denda dan untuk pengantar penyetoran ke KAS Daerah melalui Bank Kaltimtara,” ucapnya.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *