background img

SAMSAT KELURAHAN DIOPERASIKAN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor meresmikan tiga layanan Samsat Pembantu Kelurahan di Kota Balikpapan, Kamis (11/2).

Tiga layanan Samsat Pembantu Kelurahan yakni Samsat Pembantu Kelurahan Graha Indah, Samsat Pembantu Kelurahan Gunung Samarinda Baru dan Samsat Pembantu Kelurahan Teritip.
“Hal ini merupakan sumber pendapatan bagi pemerintah kota, provinsi, bahkan negara. Sangat penting sebagai sumber pembangunan,” kata Isran.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlanjut di tahun 2021 ini, untuk meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, lanjut Isran, pihaknya melanjutkan kembali program relaksasi berupa pemberian diskon pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya, yang berlaku hingga 30 persen, serta memberikan diskon 40 persen untuk biayai balik nama kendaraan dan bebas sanksi administrasi dan bunga.
“Jangan lupa, lah, dimanfaatkan. Ingat saat membayar pajak juga protokol kesehatan harus diperhatikan,” ujarnya.
Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kaltim Ismiati mengatakan, layanan Samsat Pembantu Kelurahan adalah pelayanan pembayaran pajak kendaraan
bermotor tahunan ditempatkan pada kantor kelurahan dengan menugaskan unsur Ditlantas Polda Kaltim, Jasa Raharja, dan Bapenda Prov Kaltim.

Dengan menggunakan sistem atau perangkat dan loket terpisah.
Pembentukan Samsat Pembantu Kelurahan bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta meminimalisir tunggakan pajak kendaraan bermotor yang telah tercatat dalam
neraca keuangan Pemprov sebagai piutang pajak.

Berdasarkan hasil penelusuran database Bapenda, bahwa tunggakan sebagian besar disebabkan kendaraan hilang, rusak, dan berpindah tangan.
“Dengan adanya samsat pembantu kelurahan maka diharapkan kepada bapak camat dan lurah untuk dapat mendorong masyarakat meregistrasi ulang kendaraan bermotornya,” jelas Ismi.

Jumlah kendaraan di Kota Balikpapan sebanyak 609.552 unit terdiri roda dua 468.388 unit dan roda empat 141.164 unit. Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2021 ini ditargetkan sebesar Rp 525
miliar atau sebesar 28,4 persen dari total target se-Kaltim Rp1,85 triliun.

Adapun bagi hasil pajak provinsi kepada Pemkot Balikpapan tahun 2020 sebesar Rp 226.506.751.165. Sedangkan untuk tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 268.014.325.000.

Pada Tahun 2021 ini, Pemerintah Provinsi Kaltim juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membayar pajak kendaraan bermotor dengan memberikan hadiah total sebesar Rp. 2,5 miliar yang akan diundi pada akhir tahun 2021.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *