background img

SABU 30 GRAM GAGAL EDAR

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kota Balikpapan kembali terungkap pada masa pandemi ini. Dua pria berinisial SY (40) dan JM (37) diringkus oleh Sat Resnarkoba Polresta Balikpapan akibat kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Sat Resnarkoba Polresta Balikpapan, Iptu Tri Ekwan menuturkan, pengungkapan kasus ini terjadi pada Kamis 20 Agustus 2020.

Berawal dari informasi masyarakat. Bahwa, di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Kembali di masa pandemi ini Sat Resnarkoba Polresta Balikpapan pada hari Kamis 20 Agustus 2020 mengungkap kasus peredaran sabu. Didahului informasi bahwa di TKP di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu,” kata Iptu Tri saat pers rilis, Selasa (25/8).

Dari informasi tersebut, personel Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Balikpapan langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Hasilnya, personel mengamankan seseorang beinisial SY (40) yang beralamat di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat.

“SY diamankan bersama barang bukti berupa 23 poket sabu dalam kemasan plastik bening dengan berat 21,39 gram. Serta ada juga dompet kecil warna merah, satu buah sendok, satu hanphone dan juga uang Rp 150 ribu,” ujar Iptu Tri.

Setelah ditangkap dan diintrogasi oleh petugas, lanjut Iptu Tri, pelaku mengaku bahwa barang bukti dibeli dari seseorang berinisial JM (37). Dibeli dengan harga Rp 14 juta.

“Lalu dilakukan pengembangan oleh tim Opsnal. Dan tidak butuh waktu terlalu lama saudara JM bisa diamankan pada hari yang sama pukul 19.30 Wita di Jalan Soekarno Hatta Kn 3,5, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Tepatnya di sebuah penginapan,” ungkapnya.

Dari tangannya petugas hanya mengamankan barang bukti satu buah handphone. Kemudian diintrogasi, benar bahwa JM mengaku sering berkomunikasi dengan pelaku SY yang telah diamankan beberapa jam sebelumnya.

“Hasil interogasi lagi, rupanya JM juga masih menyimpan barang bukti berupa sabu di Baru Ulu, Balikpapan Barat. Akhirnya tim meluncur dan di satu rumah ditemukan satu poket sabu dalam kemasan plastik bening dengan berat 8,24 gram. Jadi totol keseluruhan barang bukti hampir 30 gram,” ungkapnya.

Petugas kemudian melakukan pengembangan terkait asal sabu yang disimpan JM. Dan dia mengaku mendapat dari seseorang berinisial JK yang saat ini DPO. “Jadi ini ada keterkaitan. Yang JK masih DPO,” ucapnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman kurungan minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *