background img

RUGIKAN NAMA BAIK NEGARA

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pencurian tali pada kapal asing yang terjadi di perairan Teluk Balikpapan baru-baru ini menjadi perhatian serius. Bahkan dianggap sebagai perkara yang sangat menonjol.
Hal tersebut disampaikan Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Tatar Nugroho. Dikatakan, adanya kejadian pencurian di atas kapal asing ini berdampak pada nama baik negara Indonesia.
“Dampaknya ke sana. Indonesia pernah diberikan label hitam sebagai pelabuhan terawan di dunia,” kata Kombes Pol Tatar kepada wartawan, Senin kemarin (14/2).
Tatar menjelaskan, kejadian pencurian tali di atas kapal asing langsung dilaporkan ke International Maritim Biro (IMB). Laporan kemudian didatakan, yang kemudian jumlahnya diambil dalam memberikan penilaian terhadap keamanan pelayaran.
“Penilaiannya dari situ. Makanya kasus pencurian tali kapal asing ini menjadi perhatian serius. Karena dapat mempengaruhi Kepercayaan dunia terhadap keamanan pelayaran Indonesia,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Korpolairud telah menetapkan sedikitnya sembilan titik paling rawan. Di Kaltim sekarang ini ada dua titik yang dianggap rawan terhadap pencurian di atas kapal. “Dua titik rawan di Kaltim ini ada di Muara Berau dan Teluk Balikpapan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.