background img

RSUD BERIMAN MASIH LAYANI PASIEN UMUM

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman Balikpapan direncanakan untuk menjadi rumah sakit khusus penanganan pasien Covid-19.

Demikian disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud ketika diwawancarai awak media belum lama ini.

Hal itu sebagai alternatif terakhir apabila kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Sebab, rumah sakit rujukan utama yakni RSKD sudah tidak bisa lagi menampung pasien.

“Alternatif terakhir berdasar kesepakatan dalam pertemuan bisa saja RSUD Beriman kita jadikan khusus rumah sakit Covid-19. Itu alternatifnya,” kata Rahmad.

Untuk pasien umum, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu, nantinya akan dialihkan ke rumah sakit lain.

“Kita bisa alihkan ke rumah sakit lain, itu alternatifnya. Tapi warga enggak usah panik. Tetap jaga kesehatan, ikuti anjuran pemerintah. Kurangi keluar rumah kalau enggak penting,” ujarnya.

Perihal itu, Direktur Utama RSUD Beriman Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma menyebut jika saat ini pihaknya fokus melayani pasien yang ke RSUD. Baik yang Covid-19 maupun pasien umum.

“Pasien umum masih. Kemudian untuk Covid memanfaatkan tempat tidur yang ada di RSUD,” ungkap Ratih, sapaan akrab Cokorda Ratih Kusuma saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/7).

Hanya saja, Ratih tidak menapik jika keterisian tempat tidur hingga ruang Intensive Care Unit (ICU) di RSUD Beriman saat ini sudah penuh.

“Penuh semua, 32 tempat tidur dan enam ICU full. Penambah ICU sudah tiga, tapi tetap penuh lagi. Enggak pernah kosong masuk antrean IGD,” sebutnya.
Wacana penambahan ruangan lagi sudah diusulkan. Hanya saja harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Usulan penambahan ada, kami menunggu SDM. Karena jika ada penambahan ruangan untuk perawatan Covid, harus dibarengi dengan SDM, alat kesehatan, serta sarana dan prasarana,” ucapnya.

Ratih mengaku saat ini, jumlah tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Beriman sebanyak 150. Beberapa di antaranya ada yang terpapar Covid-19 dan masih melakukan isolasi.

“Ada 15 tenaga kesehatan yang terpapar mulai bulan Juni kemarin hingga saat ini. Mereka masih isolasi mandiri,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *