background img

RSKD TERAPKAN SISTEM BUKA TUTUP UNTUK IRD

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Mohon maaf, untuk sementara Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) tidak menerima dan melayani pasien dikarenakan penuh.

Demikian kalimat yang tertulis pada sebuah spanduk depan ruang IRD RSKD Balikpapan, sejak Minggu (4/7) kemarin. Potret spanduk itu kemudian tersebar luas di media sosial WhatsApp warganet Kota Balikpapan.
Direktur RSKD Balikpapan Edy Iskandar membenarkan perihal keberadaan spanduk tersebut. Melalui pesan singkat WhatsApp, Edy menjelaskan jika kondisi dalam ruang darurat RSKD melebihi kapasitas.

Karena itu diterapkan sistem buka tutup untuk ruang IRD. Pasien yang baru datang diarahkan ke rumah sakit lain agar mendapatkan penanganan medis.

“Iya benar, instalasi rawat darurat terpaksa menetapkan sistem buka tutup. Jika pasien sangat penuh dalam ruangan darurat atau melebihi kapasitas kemampuan pelayanan, maka ruangan ditutup dulu. Pasien yang akan masuk diarahkan ke rumah sakit lain,” katanya, Senin (5/7).

Menurut Edy, langkah tersebut diambil agar para tenaga kesehatan (nakes) dapat memberikan pelayanan kepada pasien dengan baik sesuai standar pencegahan penyakit infeksi.

“Selain itu kita menjaga para tenaga kesehatan agar tidak kelelahan dalam bekerja,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Provinsi Kaltim itu.

Ia menambahkan, saat ini pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSKD Kanujoso sebanyak 250 orang. Jumlah tersebut sudah lebih dari kapasitas. Begitu juga di ICU, ada sebanyak 30 pasien.

“Semua full. Saat ini belum ada yang antre karena sudah kami publikasi dan arahkan ke rumah sakit lain. Tapi kami akan mempertimbangkan, jika yang benar-benar emergency diterima,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *